1 Bulan Dilanda Kekeringan, Desa Kletek Pucakwangi Jarang Tersentuh Bantuan Air Bersih

Pati, Mitrapost.com – Desa Kletek di Kecamatan Pucakwangi, Kabupaten Pati, menjadi salah satu daerah yang kerap dilanda kekeringan saat musim kemarau tiba. Meski demikian, masyarakat mengaku jarang mendapat bantuan air bersih karena jarak dari kota terbilang jauh.

Tahun ini, kedatangan bantuan air bersih juga dinantikan oleh warga setempat. Pasalnya, sudah satu bulan terakhir, kekeringan melanda Desa Kletek.

Salah seorang warga, Siti Naimah mengatakan bahwa desanya memang sudah jadi langganan kekurangan pasokan air bersih, terutama di musim kemarau. Jika bantuan tidak kunjung datang, ia harus mencari air bersih ke desa lain, hingga menggali sungai dan sumur.

“Kalau kekeringan sih sudah dahulu kala, ya. Sejak saya kecil aja kalau kemarau udah seperti ini. Tapi ambil airnya di sana (desa tetangga), di sungai, gali air, gali sumur,” kata Naimah.

Menurutnya, bencana kekeringan di tahun 2026 ini menjadi yang terparah jika dibandingkan dengan dua tahun terakhir.

“Kekeringan parah itu tahun ini sama dua tahun kemarin. Kalau menurut orang-orang sih hujannya masih lama, ya, sekitar bulan 11-12,” terang dia.

Sementara itu, warga lain bernama Anis mengaku rela menyetok 14 galon untuk menyimpan pasokan air bersih. Belasan galon itu, tambah dia, dapat mencukupi kebutuhan sehari-hari, seperti masak, mandi, cuci baju, sanitasi, hingga minum ternak selama 2 hari.

“Saya punya 14 galon. Kalau yang keluarganya banyak, ya malah galonnya lebih banyak lagi,” ujar Anis.

Dia bilang, jika tak ada bantuan datang, pihaknya terpaksa mencari air dari desa lain atau sumber air yang tersisa di area persawahan.

“Kalau nggak ada bantuan ngambil di sumur-sumur di luar desa, di sawah. Jaraknya 1 kilometer,” katanya.

Merespon keresahan masyarakat, Relawan Kemanusiaan Pati melakukan droping bantuan air bersih hari ini, Senin (7/9/2026), di Desa Kletek, Kecamatan Pucakwangi.

Perwakilan Relawan Kemanusiaan Pati, Heru Sudiharto, menyebut bantuan air bersih disalurkan menggunakan dua truk tangki, dengan masing-masing truk memiliki kapasitas 8.000 liter. Harapannya, bantuan ini bisa bermanfaat bagi masyarakat.

“Semoga bisa bermanfaat karena wilayah Pati saat ini mengalami kekeringan,” ujar Heru.

Sebelumnya, droping air bersih 8.000 liter juga sudah dilakukan pada tanggal 5 September 2026 kemarin. Ia mengatakan, Desa Kletek ini menjadi wilayah yang diprioritaskan karena jarang mendapatkan bantuan air bersih.

“Sudah lama mengalami kekeringan dan jarang dapat bantuan air bersih. Informasinya sudah berhari-hari tak mendapatkan bantuan air bersih. Makanya, Relawan Kemanusiaan Pati memprioritaskan desa tersebut,” pungkasnya. (*)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mitrapost.com  di Google News. silahkan Klik Tautan dan jangan lupa tekan tombol "Mengikuti"

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

Video Viral

Kamarkos
Pojoke Pati