Pati, Mitrapost.com – Api penyebab kebakaran Tempat Pembuangan Sementara (TPS) Desa Plosojenar, Kecamatan Jakenan, Kabupaten Pati, ternyata dari area pembakaran lahan tebu di sekitarnya.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pati, Tulus Budiharjo menerangkan, kebakaran terjadi akibat percikan api dari pembakaran daun tebu di area dekat TPS Plosojenar tersebut.
Awalnya, lahan tebu itu dibakar pukul 08.30 WIB. Namun, dengan kondisi angin yang cukup kencang daun tebu terbang ke arah TPS Plosojenar. Akibat dari itu, terjadilah kebakaran hebat.
“Karena tadi pekerja tersebut diminta oleh pemilik sawah tersebut adalah orang yang tidak terbiasa melakukan pekerjaan itu dilakukan jam 08.30, pada saat ada angin kemudian api itu arahnya kemana mereka tidak tahu. Tahu-tahu sudah mengarah ke TPS Plosojenar ini,” jelas Tulus.
Menurut dia, pembakaran lahan tebu biasanya dilakukan pada malam hari. Pasalnya, pada siang hari akan memicu terjadinya kebakaran.
“Memang biasanya kalau orang melakukan aktivitas pembersihan daun tebu kering tersebut dengan pembakaran biasanya dilakukan di malam hari, biar apinya itu kelihatan,” terang dia.
Dia bilang, kebakaran TPS Plosojenar ini bukan pertama kali terjadi. Tahun 2024 lalu, kata dia, TPS Plosojenar sempat terjadi kebakaran dengan penyebab yang sama yaitu human error.
“Sekitar dua tahun lalu juga terbakar. Ini memang hampir semuanya terjadi karena ada human error,” ujarnya.
Kedepan, pihaknya akan mencarikan solusi untuk meminimalisir kemungkinan terjadinya kebakaran di TPS Plosojenar.
“Nanti istilahnya kita cari solusi yang untuk meminimalisir kemungkinan-kemungkinan terjadi kebakaran yang terulang,” pungkasnya. (*)

Wartawan Mitrapost.com






