Pati, Mitrapost.com – Operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Ngablak 002 dihentikan sementara buntut 55 siswa di Pondok Pesantren Darul Falah, Desa Sirahan, Kecamatan Cluwak, Kabupaten Pati, diduga mengalami gejala keracunan menu makan bergizi gratis (MBG).
Sebelumnya, para siswa mengonsumsi menu MBG pada Rabu (14/10/2026). Namun, mereka mulai merasakan sejumlah gejala keracunan, seperti pusing hingga mual-mual, pada malam harinya. Pada Kamis (15/10/2026), puluhan siswa tersebut dibawa ke fasilitas kesehatan (Faskes) terdekat.
Ketua Satgas MBG Kabupaten Pati, Risma Ardhi Chandra, mengatakan kondisi puluhan siswa Ponpes Darul Falah itu sudah membaik. Meski demikian, SPPG Ngablak 002 tetap mendapatkan surat pemberitahuan penghentian operasional sementara (suspend) dari Badan Gizi Nasional (BGN).
“Kemarin itu ada informasi keracunan di SPPG Cluwak dan informasi ada 55 orang. Tapi, Alhamdulillah sudah baik dan kemarin sudah ada surat rekomendasi dari BGN untuk di-suspend sementara,” ujar Chandra.
Terkait jangka waktunya, pihaknya mengaku tidak tahu sampai kapan SPPG Ngablak 002 akan di-suspend. Saat ini, pihak BGN masih melakukan pengecekan di SPPG tersebut.
“Belum tahu [Red: jangka waktu suspend], ini masih ada dicek sama BGN,” kata dia.
Selain itu, lanjut dia, korwil MBG Pati juga melakukan pengecekan, baik dari unsur dapur hingga menu makanannya.
“Terus dari korwil sudah mengecek kesana untuk melihat dan dicek sama makannya potensi apa saja yang terkandung di potensi keracunan itu,” imbuhnya.
Sementara itu, menu MBG yang sempat dikonsumsi para siswa Ponpes Darul Falah sudah dibawa ke laboratorium tingkat Jawa Tengah. Menu yang disajikan oleh dapur SPPG Ngablak Cluwak 002, meliputi nasi, sop, ayam ketumbar, bakwan tahu, dan melon.
Sebagai tindak lanjut, pihaknya akan melakukan pengecekan terhadap dapur SPPG Ngablak Cluwak 002.
“Pasti kita akan cek lapangan cek ke tempat lokasi SPPG tadi,” pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, tercatat sebanyak 55 siswa dari Ponpes Darul Falah, Desa Sirahan, Kecamatan Cluwak, mengalami gejala keracunan.
Akibat kejadian itu, sebanyak 28 santri dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Rehatta, Kelet, Jepara. Mereka terdiri dari 20 siswa MTs Darul Falah dan 8 siswa MA Darul Falah Sirahan.
Sementara, korban yang dilarikan ke Klinik Kesehatan Askara ada sebanyak 25 santri, terdiri dari 9 siswa MTs dan 16 siswa MA Darul Falah. Dua siswa MA Darul Falah lainnya dilarikan ke Puskesmas Cluwak. (*)

Wartawan Mitrapost.com





