Mitrapost.com – Sebuah kamar kos di kawasan Cakung, Jakarta Timur (Jaktim), diduga menjadi tempat prostitusi online atau jasa open booking order (BO).
Hal ini berdasarkan video viral di media sosial yang menampilkan kejadian penggerebekan warga di kos-kosan Jalan Rawa Kuning, Pulo Gebang, Kecamatan Cakung, Kota Jakarta Timur, pada Minggu (18/10/2026) malam, sekitar pukul 21.00 WIB.
Berdasarkan narasi pada unggahan tersebut, dugaan prostitusi di lokasi itu muncul setelah seorang pria mengaku diperas setelah berkencan dengan wanita yang tinggal di sana. Keduanya disebut saling mengenal lewat internet.
Menanggapi peristiwa penggerebekan tersebut, pihak kepolisian setempat sedang melakukan pendalaman. Satuan Reserse Pidana Perempuan dan Anak dan Pemberantasan Perdagangan Orang (Satres PPA & PPO) juga telah mendatangi lokasi.
“Iya, saya sudah tanya ke PPA. Mereka sudah monitor,” kata Kasi Humas Polres Metro Jakarta Timur, AKP Made Budi, Selasa (20/10/2026), dikutip Detik.
Korban dalam kasus ini diketahui berprofesi sebagai pengendara ojek online (ojol). Dugaan pemerasan itu telah diselesaikan lewat jalan kekeluargaan.
“Si cewek itu diduga mau melakukan modus pemerasan ke teman kencannya. Tapi tidak membuat LP karena dimediasi,” ucapnya.
Lebih lanjut, AKP Budi menegaskan bahwa tempat yang digerebek itu merupakan bangunan indekos, dan secara umum bukan tempat prostitusi. Meski demikian, warga sekitar disebut sudah resah dengan adanya dugaan prostitusi di tempat tersebut.
“Itu kosan, bukan tempat prostitusi,” katanya lagi. (*)

Redaksi Mitrapost.com






