Mitrapost.com – Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi pembaca. Jika pembaca mempunyai kecenderungan untuk bunuh diri maka segeralah untuk komunikasi dengan keluarga, psikolog, dan psikiater.
Seorang pelajar sekolah dasar di Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), inisial AP (12), tewas usai ditemukan dalam kondisi tergantung di dapur rumah. Ada dugaan korban berusaha mengakhiri hidupnya sendiri.
Tubuh korban ditemukan pada Selasa (20/10/2026) malam sekitar pukul 21.00 WIT di rumahnya, Dusun Lirikelan, Desa Watuwutik, Kecamatan Nita, Kabupaten Sikka. Saat itu, ibu korban, AJ (33), menemukan anaknya sudah dalam posisi tergantung di atap dapur.
“Menurut keterangan ibu korban yang telah dimintai keterangan Ibu korban menemukan korban sudah dalam posisi tergantung di tiang pada atap dapur menggunakan tali rafia berwarna hitam,” jelas Kapolres Sikka, AKBP Bambang Supeno, Rabu (21/10/2026), dikutip CNN Indonesia.
Menurut pemeriksaan, pada Selasa pagi, korban sempat meminta kepada ibunya agar telepon selulernya dibawa ke sekolah. Namun, permintaan tersebut tidak dipenuhi. Terkait hal tersebut, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman.
“Sekitar pukul 07.00 Wita, korban meminta handphone kepada ibu korban atau saksi 1 untuk di bawah ke sekolah, namun tidak diperbolehkan oleh ibu korban,” kata Bambang.
Selain ibu korban, polisi juga memeriksa lansia yang merupakan tetangga korban, AD (66). Menurut AD, saat ditemukan, korban masih bernapas. Namun, setelah dilarikan ke rumah sakit, nyawanya tidak tertolong.
Sementara, menurut keterangan guru SD tempat korban bersekolah, korban tidak menunjukkan perilaku mencurigakan dan mengikuti kegiatan belajar seperti biasanya sebelum ditemukan tergantung.
Polisi juga melakukan olah TKP untuk mendalami peristiwa tersebut dan mengumpulkan beberapa bukti di lokasi. Keluarga menolak jasad korban diautopsi, namun pihaknya masih terus mendalami motif di balik peristiwa itu.
“Sudah langsung dilakukan oleh TKP dan mengamankan beberapa barang bukti,” tutur Bambang.
“Tetap didalami untuk mengungkap motifnya,” lanjut dia. (*)

Redaksi Mitrapost.com






