Pati, Mitrapost.com – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Pati, Jawa Tengah, mencatat tiga perusahaan di wilayahnya membuka lowongan kerja dengan kebutuhan sekitar 1.200-an karyawan. Dari total kebutuhan tersebut, paling banyak tenaga kerja perempuan.
Kepala Disnaker Kabupaten Pati, Bambang Agus Yunianto, menyebut tiga perusahaan itu di antaranya PT Sejin, PT Fuhua, dan PT Quanda. Perusahaan-perusahaan tersebut diketahui bergerak di sektor yang berbeda.
“1.200 itu potensi di Sejin, Fuhua, ini rencana Desember buka lowongan, sama Quanda itu 500 yang dekat PT Dua Putra,” kata Agus kepada Mitrapost.com melalui sambungan telepon, Rabu (28/10/1026) siang.
Dia bilang, rata-rata lowongan kerja di tiga perusahaan itu diperuntukkan untuk perempuan dengan rentang usia 18 sampai 35 tahun.
“Kalau Quanda itu 500, fifty-fifty, jadi 250 putra 250 putri, tapi yang lainnya di Fuhua sama Sejin itu putri,” ujar dia.
Adapun pertimbangan terkait kebutuhan tenaga kerja perempuan adalah faktor kedisiplinan dan ketelitian. Meski demikian, pihaknya tidak bisa melakukan intervensi karena itu ranahnya perusahaan.
“Lebih disiplin, lebih teliti, tapi itu kan ranah dari perusahaan, kita tidak bisa mengintervensi,” jelasnya.
Selain tiga perusahaan tersebut, lowongan kerja yang paling banyak saat ini dari luar negeri. Menurutnya, warga yang baru lulus jenjang SMA memiliki potensi besar untuk bekerja di luar negeri, namun tetap harus tekun belajar bahasa.
“Sedangkan, untuk yang luar negeri banyak, tapi masih mempersiapkan bahasa, kalau tidak kompeten bahasa tidak bisa ke luar negeri,” katanya.
Lebih lanjut, Disnaker Pati saat ini terus menggelar pelatihan untuk meningkatkan kompetensi pencari kerja.
“Ini kita juga ada pelatihan-pelatihan dulu, tadi kita melatih yang ada di BLK hampir 128 anak, terus ada di SMA Global 112 yang ada di Dinas ini masih berlangsung. Ini mempersiapkan bagi cara mencari kerja untuk punya kompetensi,” pungkasnya. (*)

Wartawan Mitrapost.com







