Tak Terima Jagoan Diejek karena Kalah Pilkades, Warga Bekasi Minta Makam Dipindah

Mitrapost.com – Satu petak kuburan di Cabangbungin, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, dipindahkan buntut beda pilihan dalam pemilihan kepala desa (Pilkades). Pembongkaran makam dilakukan setelah melalui mediasi antara pihak bersengketa dengan pihak berwenang.

Hal ini turut dikonfirmasi oleh Kapolsek Cabangbungin AKP Alex Candra. Ia menjelaskan, lokasi makam berusia puluhan tahun itu berada di Kampung Cap Jaya, Desa Lenggah Jaya, Kecamatan Cabangbungin.

“Benar, itu kejadiannya (pembongkaran makam),” kata AKP Alex, Rabu (28/10/2026), dikutip Detik.

“Jadi, kesepakatan bongkar makam itu memang sebelumnya ada permasalahan, kemudian sudah berdamai, dan jenazah dipindahkan ke makam keluarganya,” lanjut dia.

Perkara ini awalnya melibatkan dua warga Desa Lenggah Jaya, sebut saja A dan B. A diketahui pendukung calon kades yang menang, sedangkan B adalah pendukung calon yang kalah. Masalah dimulai saat B yang merupakan pemilik lahan kuburan merasa tersinggung karena A mengejek jagoannya.

“Awalnya itu karena dengar suara-suara terkait pilkades juga, ‘Nggak punya uang kok Si C nyalon-nyalon’, punya ketersinggungan di situ,” kata Alex.

Warga B yang tidak terima dengan perkataan warga A, kemudian meminta A memindahkan makam almarhum ayahnya. Permasalahan ini kemudian ditempuh dengan jalan mediasi, kemudian disepakati pembongkaran dan pemindahan makam.

“Karena ketersinggungan, akhirnya ditengahi, dan diselesaikan. Akhirnya, pendukung yang menang ini mindahin makamnya. Jadi itu tanah makam pribadi dari pihak yang (mendukung calon kades) kalah,” jelasnya.

Pembongkaran makam akhirnya dilakukan pada Minggu (25/10/2026) kemarin dan disaksikan oleh perangkat desa, Bhabinkamtibmas, dan Babinsa. (*)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mitrapost.com  di Google News. silahkan Klik Tautan dan jangan lupa tekan tombol "Mengikuti"

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

Video Viral

Kamarkos
Pojoke Pati