Pati, Mitrapost.com – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati menilai faktor bertambahnya ODP dan PDP karena banya masyarakat yang nekat mudik meskipun sudah ada larangan dari pemerintah. Hal itu mengingat pemudik, khususnya dari wilayah terpapar virus corona akan rentan dengan penularan virus.
“Pemudik yang tetap pulang akan rentan dengan penularan dikarenakan sekarang banyak OTG (orang tanpa gejala),” ujar politisi fraksi Hanura, Muhammad Danung Singgihaji kepada Mitrapost.com, Kamis (30/4/2020).
Baca juga: Dewan Berharap OPD dan Pemerintah Desa Tidak Kecolongan Pemudik
Lanjut Danung, pemudik yang nekat pulang selain rentan dengan penularan baik dari kota tempatnya bekerja maupun di jalan juga bisa merugikan keluarga. Terlebih jika tertular tanpa mengalami gejala.
“Jadi yang nanti terdampak adalah keluarga. Ibu atau bapak yg sudah tua dan anak balita akan rentan dengan virus ini,” tambahnya.
Menurutnya masyarakat yang abai dengan protokol kesehatan melawan covid-19 seperti melanggar larangan mudik adalah faktor bertambahnya PDP di Kabupaten Pati.
Hingga saat ini berdasarkan data dari laman covid19.patikab.go.id di Kabupaten Pati terhitung ada 13 PDP (Pasien dalam Pengawasan) sedang yang positif ada 6 orang serta 66 orang dalam pemantauan (ODP). (Adv/MA/UP/SHT)
Baca juga: Sinergi Muspika dan Masyarakat Tangani Pemudik, Kecamatan Winong Zero Covid
Wartawan Area Kabupaten Pati