oleh

Wujud Sosial, Hotel Kencana Bandrol Harga Kamar Dibawah Standar untuk Tempat Karantina

Pati, Mitrapost.com Manajemen Hotel Kencana menurunkan harga untuk kamar-kamarnya yang dijadikan tempat karantina. Setiap kamar dihargai Rp 3 juta per orang sebagai tempat karantina orang dalam pemantauan (ODP) maupun orang tanpa gejala (OTG) selama 14 hari.

Sales Manager Hotel Kencana, Khoirul Yaqin, mengatakan harga ini dibawah harga standar dibandingkan dengan harga sewa kamar pada umumnya dangan fasilitas 3 kali makan. Namun, pihaknya mau menerima tawaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati karena kepedulian sosial.

Pbb - Mitrapost.com

Banner Bphtb - Mitrapost.com

“Safin sama dengan kami. Itu sama untuk sosial. Yang intinya sistem paket, Rp 3 juta untuk 14 hari. Kalau perhari kira-kira Rp 214 ribu lah per kamar dan diisi satu ODP. Itu dibawah harga normal. Kita ingin bantu untuk penanganangan Covid-19,” ujar Khairul Yaqin kepada Mitrapost.com, Senin (15/6/2020).

Baca Juga :   Masyarakat Masih Tak Percaya Covid-19, Endro Dorong Pemdes Gencarkan Edukasi

Baca juga: Siapkan 54 Kamar, Hotel Kencana Gantikan The Safin Hotel sebagai Tempat Karantina

Sedangkan, harga paket biasnya yang paling murah dibandrol Rp 300 ribu per kamar. “Serendah-rendahnya itu satu kamar Rp 300 ribu kalau harga normal. Itu pun diisi dua orang. Tapi kalau untuk ODP ini kami siapkan satu orang,” lanjut Khoirul Yaqin.

Hal ini tentunya rugi secara ekonomi. Terlebih, selama kontrak yang mempunyai masa dua bulan ini pihaknya tidak diperbolehkan menerima tamu umum. Semua kamar yang berjumlah 54 diperuntukkan karantina orang yang dinyatakan reaktif dalam uji rapid test.

“Selama 2 bulan ini kami tidak menerima pengunjung umum. Semuanya yang kami sediakan ada 54 kamar. Itu pun yang dibayar kamar yang digunakan. Kalau hanya 10 ya hanya sepuluh kamar yang dibayar. Jadi kan ibaratnya kalau dihitung rupiah itu tidak masuk,” lanjut Khoirul Yaqin.

Baca Juga :   Dinkes Rembang: Bupati Mendapat Vaksin Pertama

Namun pihaknya mau menerima tawaran ini, dikarenakan rasa solidaritas sosial untuk menanggulangi penyebaran virus corona di Kabupaten Pati. “Karena ini sebagai wujud sosial jadi kami terima tawaran Pemkab ini,” katanya.

Dari tanggal 10 Juni kemarin hingga saat ini sudah ada 7 ODP yang telah menghuni hotel yang terletak di jalan R.A Kartini. Mereka didampingi dua petugas dari Dinas Kesehatan Kabupaten Pati. (*)

Baca juga: Persiapan New Normal, Disbudpar Kudus Lakukan Simulasi di Dua Destinasi Wisata

 

Jangan lupa kunjungi media sosial kami, di facebook dan instagram

Redaktur : Ulfa PS/ Suhartono

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

 

Diskominfo Pati Gelar Pertunjukan Ketoprak Virtual Dalam Upaya Tekan Peredaran Rokok Ilegal

Berita Terkait