oleh

Sempat Menghilang, Warga Desa Pasucen Pati Ditemukan Meninggal di Kebun Tebu

anda ingin cepat kaya kerja sambil jalan - jalan di luar negeri? dan dapatkan gaji jutaan rupiah!! hubungi 0821-3869-9954

Pati, Mitrapost.com Seorang warga Desa Pasucen, Kecamatan Trangkil, Kabupaten Pati, ditemukan meninggal di kebun tebu tak jauh dari tempat tinggalnya pada Selasa (14/7/2020) sekitar pukul 06.00 WIB.

Kepala Desa Pasucen, Wiwik Hadiyanto, mengungkapkan warganya yang bernama Siti Mukelal (80) sudah hilang sejak 18 hari yang lalu.

“Yang bersangkutan hilang 18 hari yang lalu. Dari pihak keluarga sudah mencari-cari ke sekitar tempat dengan spiritual juga lah ya. Namun, tidak menemukannya hingga ditemukan meninggal oleh penebang tebu pagi tadi,” ujarnya saat ditemui Mitrapost.com di Kantor Kecamatan Trangkil, Selasa (14/7/2020).

Kapolsek Wedarijaksa, Teguh Hari R, menambahkan dari keterangan yang dihimpun pihaknya, korban mengalami kepikunan dan pergi dari rumah saat rumahnya sedang dibersihkan oleh kerabatnya.

Baca Juga :   PTMSI Gelar Final Pemilihan Tim Bayangan Cabor Tenis Meja Pra Porprov 2021

Baca juga: Mayat Perempuan Tanpa Identitas, Ditemukan Mengapung di Sungai Juwana

Korban, kata Teguh, ditemukan Halil (50) dan Suyadi (40) dalam keadaan sudah tidak bernyawa dan tidak dikenali lagi wajahnya.

“Selasa tanggal 14 Juli 2020 sekira pukul 06.00 WIB saksi 1 (Halil) berangkat dari rumah menuju lahan tebu milik Turhadi untuk menebang tebu. Setelah menebang tebu 1 jam, saksi 1 mencium bau busuk di sekitar lokasi lahan tebu. Kemudian setelah di cari asal bau tersebut kemudian ditemukan mayat perempuan yang sudah membusuk,” ujar Teguh

Baca juga: Mayat Pria Tak Dikenal Ditemukan Disawah

Lalu, lanjut Teguh, Halil memberitahu rekannya Suyadi untuk bersama-sama mengecek dan dilaporkan ke pihak kepolisian dan warga setempat. Setelah melihat ciri-ciri dari baju maupun gigi korban, keluarga yakin bahwa korban adalah Situ Mukelal.

Baca Juga :   BPP Margoyoso Tingkatkan Kemampuan dan Kemandirian Lembaga Tani

“Berdasarkan keterangan dari tim medis bahwa korban meninggal dikarenakan pingsan dan tidak ada yang mengetahuinya,” tuturnya.

Pihaknya menduga korban telah meninggal sekitar 15 hari yang lalu. “Tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan,” tandasnya.

Korban telah dikebumikan di tempat pemakaman setempat pada pukul 09.00 WIB. (*)

Baca juga: 

 

Jangan lupa kunjungi media sosial kami, di facebook, twitter dan instagram

Redaktur : Ulfa PS