oleh

DPRD Imbau Pemkab Tetap Hati-hati Terapkan KBM Tatap Muka

Pati, Mitrapos.com– Anggota Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati, Muntamah dukung keputusan Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 untuk tetap menerapkan kebijakan KBM (Kegiatan Belajar Mengajar) daring di fase new normal meski sudah ada edaran baru dari menteri pendidikan terkait perizinan KBM tatap muka bagi daerah zona kuning dan zona hijau penyebaran pandemi Covid-19.

Menurutnya, meski tak semua kecamatan di Pati berada di zona merah, menanggapi hasil test swab massal dibeberapa sektor masih adanya kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Pati, sudah sangat tepat jika KBM daring dilanjutkan.

“Saat ini hasil swab test di Pati mengalami peningkatan. Memang sebaiknya mengedepankan keselamatan (pencegahan) walau pembelajaran tatap muka lebih efektif dibanding secara daring,” ungkap Muntamah kepada Mitrapost.com, Selasa (11/8/2020).

Baca juga: Dua Anggota DPRD Jepara Terkonfirmasi Positif Covid-19

Diketahui dalam edaran yang terbaru, bagi zona kuning yang akan melakukan KBM tatap muka harus memenuhi beberapa kriteria. Diantaranya harus mendapatkan izin dari tim gugus tugas, diizinkan wali murid, tidak boleh ada keterpaksaaan, dan maksimal hanya 50% dari jumlah siswa yang diperbolehkan masuk.

Sedangkan bagi lembaga penyelenggara pendidikan, Muntamah mengimbau untuk tetap membayar gaji guru secara penuh meski pendapatan sekolah menurun. Pasalnya ketika melakukan KBM, tugas para guru kian bertambah karena harus bersinggungan dengan perangkat virtual.

“Terkait dengan guru kami berharap gaji dan insentifnya diberikan sama karena pekerjaanya bertambah untuk mempersiapkan sistem pembelajaran secara virtual,” harap Muntamah. (Adv/MA/AZ/SHT)

Baca juga:

Jangan lupa kunjungi media sosial kami, di facebook, twitter dan instagram

Redaktur : Atik Zuliati

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed