oleh

Ketua MUI Jateng : Kami Kehilangan Suri Tauladan

Semarang, Mitrapost.com – Suasana haru menyelimuti prosesi pemakaman imam besar Masjid Agung Semarang, KH Ahmad Naqib.

Pantauan di lapangan, lantunan kalimat “(Innalillahi wa innailaihi roji’un) disertai ucapan ‘khusnul khotimah yai’ terus mengiringi prosesi pemakaman beliau.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jateng, KH Ahmad Darodji mengaku amat kehilangan, sosok panutan umat muslim Kota Semarang yang berkontribusi besar dalam memakmurkan kehidupan di wilayah masjid tersebut.

Baca juga: Video : Masjid Tertua di Kabupaten Pati yang Masih Berdiri Kokoh Hingga saat ini

“Sepanjang takziah yang pernah saya ikuti, baru kali ini saya lihat paling banyak. Ini membuktikan bahwa beliau adalah orang baik, orang yang teduh, adem, dan selalu memancarkan kebaikan. Beliau seorang, Imam besar, hatinya sudah ‘tumakninah’,” ucap Daroji.

Daroji juga selalu menyampaikan kepada jamaah untuk selalu mendo’akan KH Ahmad Naqib agar ditempatkan di sisi  Allah SWT

“Kita bersaksi ya, bahwa beliau ini orang baik, kita doakan beliau khusnul khotimah, kita doakan semoga amal ibadahnya pasti diterima Allah,” sambungnya.

Hal senada juga diungkapkan oleh, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Semarang, Iswar Aminuddin. Menurut Iswar, beliau merupakan sosok teladan pemerintahan di Kota Semarang.

“Bagi kami di pemerintahan, sosok beliau adalah panutan, sosok yang sangat kami kagumi. Beliau juga berhasil meningkatkan sisi kehidupan religius di Kota Semarang,” tandasnya.

Baca juga: 

Jangan lupa kunjungi media sosial kami, di facebook, twitter dan instagram

Redaktur : Atik Zuliati

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed