oleh

Data Penerima Subsidi Gaji BPJS Ketenagakerjaan Sudah Mencapai 90 Persen

anda ingin cepat kaya kerja sambil jalan - jalan di luar negeri? dan dapatkan gaji jutaan rupiah!! hubungi 0821-3869-9954

Rembang, Mitrapost.com – Data perkembangan penerima subsidi gaji melalui BPJS Ketenagakerjaan di Rembang kini sudah mulai tahap akhir.

Menjelang tenggat yang ditentukan, di akhir Agustus, BPJS Rembang saat ini sudah menerima data sebanyak 90 persen. “Untuk data penerima sudah 90%,” jelas Uun Setiady kepala BPJS ketenagakerjaan Rembang pada Rabu (26/8/2020).

Ia juga menegaskan data yang belum menyerahkan merupakan berasal dari perusahaan yang masih memiliki masalah, sekitar 10 persen dari jumlah yang ada di kota Rembang.

“Sisa 10% dari perusahaan yang berpiutang, yang belum melaporkan datanya. Dan untuk saat ini data (yang masuk) bersih (sesuai syarat),” imbuhnya.

Baca juga : Sensus Tahap 1 di Rembang Hanya 7 Persen Partisipan

Baca Juga :   Reses di Dapil 2, Masalah BPJS Masih Dinilai Ribet Oleh Masyarakat Tayu

Sebelumnya melalui pengakuan Uun Setiady pada 11 Agustus lalu, jumlah perusahaan di Rembang mencapai 1.082 perusahaan. Sedangkan untuk jumlah pekerja yang menerima bantuan subsidi gaji di Rembang mencapai 13 ribu orang.

Uun juga menegaskan sampai saat ini belum ada intruksi khusus, saat menanggapi isu nasional yang sedang bergulir. Yakni tentang pembatalan kebijakan subsidi gaji tersebut.

“Tugas BPJamsostek saat ini hanya mengumpulkan data dengan validasi data nomer rekening yang valid, permenaker sudah ada namun masih menunggu juknis selanjutnya dari kementerian. (Sehingga) belum ada instruksi khusus mas,” tutupnya. (*)

Baca juga : 

Baca Juga :   BPJS Kesehatan Pati Mulai Suntikkan Vaksinasi Bagi Peserta Prolanis JKN-KIS

Jangan lupa kunjungi media sosial kami, di facebook, instagram, dan twitter

Redaktur : Dwifa Okta

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mitrapost.com  di Googlenews. silahkan Klik Tautan https://bit.ly/googlenewsmitrapost dan jangan lupa tekan tombol "Mengikuti"

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

 

Video Viral