oleh

Madrasah Tak Dapat Internet Gratis, Dewan Pati Usul Dirikan Pojok Wi-fi di Setiap Desa

Pati, Mitrapost.com Lembaga pendidikan yang berada dibawah naungan Kementerian Agama (Kemenag) belum mendapatkan kuota internet gratis.

Guru maupun orang tua siswa madrasah, baik MI, MTs maupun MA, harus merogoh kantongnya sendiri untuk menjalankan kegiatan belajar mengajar (KBM) dengan sistem daring ini.

Hal ini berbeda dengan lembaga pendidikan yang berada dibawah naungan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud), mereka akan diberikan kuota internet gratis untuk menjalankan KBM daring.

Menyikapi hal itu, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati mengusulkan di setiap desa didirikan pojok wi-fi untuk mempermudahkan siswa maupun guru madrasah.

“Untuk yang madrasah di bawah Kemenang dan sampai saat ini belum ada program pulsa gratis dari Kemenag,” ujar anggota DPRD Kabupaten Pati Narso kepada Mitrapost.com, Sabtu (5/9/2020).

Baca juga: Total 117 Ribu Siswa dan Guru di Pati Terima Kuota Internet Gratis, PAUD dan Madrasah Tak Dapat

“Tetapi untuk menjabatani ini tidak ada salahnya kita merintis smart village, desa cerdas, di seantero Kabupaten Pati. Salah satunya dengan menyediakan pojok-pojok wifi gratis yang diprakarsai oleh pihak desa,” lanjut Narso yang juga menjabat sebagai Ketua Fraksi Nurani Keadilan Rakyat Indonesia (NKRI) DPRD Kabupaten Pati.

Ia berharap smart village ini akan dapat memecahkan permasalahan yang dialami para pelaku pendidikan dan anak didik. Terlebih bagi anak didik madrasah.

“Dengan demikian kesulitan pembelajaran jarak jauh ini bisa kita atasi. Desa menjadi maju. Tentunya akses internet tersebut harus memfilter konten konten yang negatif,” tandasnya. (Adv/UH/UP/SHT)

Baca juga: 

 

Jangan lupa kunjungi media sosial kami, di facebook, twitter dan instagram

Redaktur : Ulfa PS

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed