Pati, Mitrapsot.com – Anggota Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati, Narso rekomendasikan Pemkab Pati galakan kembali program padat karya guna meringankan beban perekonomian warga akibat dampak pandemi covid-19.
Tentunya Pemkab harus prioritaskan program tersebut kepada warga yang tidak memiliki pekerjaan tetap atau pengangguran, dan meminimalisir pengadaan pekerja dari luar daerah agar program ini berjalan efektif.
Baca juga: Dewan Tepis Isu Pemberian Status Positif pada Pasien Covid-19 demi Keuntungan
Lebih rinci, Narso mengatakan proyek-proyek pembangunan infrastruktur yang dahulu sudah ada, harus dilanjutkan agar mampu menyerap tenaga kerja yang lebih banyak.
“Program padat karya pada saat pandemi misalnya, proyek normalisasi jaringan irigasi, pengerasan jalan di lahan pertanian sudah pernah ada, cuma saat pandemi seperti ini perlu untuk kita tingkatkan sehingga bisa menyerap pekerja lebih banyak,” kata anggota Dewan dan politisi Partai PKS, Selasa (10/11/2020).
Baca juga: Ada Isu Jual Beli Jabatan dalam Penjaringan Perangkat Desa, Dewan Pati: Ada Oknum
Meski pekerjaan tersebut hanya bersifat sementara, setidaknya mampu menyambung kehidupan para masyarakat terdampak pandemi di tengah masa sulitnya mencari pekerjaan.
Selain itu, juga butuh dipikirkan terkait pendanaan. Pemkab Pati harus mengalokasikan dana tersendiri di luar Program Jaring Pengaman Sosial. Pasalnya masyarakat pengangguran, setengah pengangguran dan masyarakat miskin lebih membutuhkan perluasan kesempatan kerja ketimbang hanya diberi bantuan sosial.(Adv/MA/AZ/SHT)
Baca juga:
- Meski Resesi, Dewan Optimis Sektor Pertanian dan Perikanan Pati Masih Aman
- Bukan Molor, Dewan Pati Sebut Laboratorium PCR Dipercepat Sebulan
- Dewan Berharap Ada Keseragaman Pembinaan antara Perbankan dan Koperasi
Jangan lupa kunjungi media sosial kami, di facebook, twitter dan instagram
Redaktur: Atik Zuliati
Wartawan Area Kabupaten Pati

