oleh

Desember Puncak Musim Hujan, BMKG Jateng Imbau Warga Waspada Bencana Hidrometeorologi

Cilacap, Mitrapost.com Curah hujan diprakirakan tinggi hingga sangat tinggi pada bulan Desember ini. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Tunggul Wulung Cilacap mengimbau warga Jawa Tengah untuk waspada.

“Secara umum, curah hujan pada bulan Desember diprakirakan tinggi hingga sangat tinggi. Tetapi memang konsentrasi yang sangat tinggi itu paling banyak ada di pegunungan tengah wilayah selatan,” kata Kepala Kelompok Teknisi BMKG Stasiun Meteorologi Tunggul Wulung Cilacap Teguh Wardoyo, Selasa (1/12/2020).

Teguh menyebutkan wilayah tersebut diantaranya di Kabupaten Purbalingga, Banjarnegara serta sebagian wilayah Kebumen dan Wonosobo.

Ia mengimbau warga di wilayah Jawa Tengah bagian selatan untuk tetap mewaspadai kemungkinan terjadinya peningkatan curah hujan selama bulan Desember karena bulan Desember merupakan masa puncak musim hujan di sebagian wilayah Kabupaten Cilacap serta wilayah pegunungan tengah dan bagian selatan Jawa Tengah.

“Di samping itu, cuaca pada bulan Desember juga masih dipengaruhi oleh La Nina moderat, sehingga perlu diwaspadai. Itu karena La Nina moderat berpotensi menambah curah hujan,” katanya.

Baca juga: Musim Hujan, Bupati Pati: Pasti Ada Banjir, Pasti Ada Tanggul Jebol

Pihaknya juga mengimbau warga yang bermukim di daerah rawan longsor dan banjir mewaspadai kemungkinan terjadinya bencana hidrometeorologi tersebut.

Menurut Teguh, fenomena La Nina moderat pada bulan November telah menyebabkan peningkatan curah hujan hingga 100 persen lebih di beberapa wilayah Kabupaten Cilacap.

“Secara umum sifat curah hujan untuk wilayah Kabupaten Cilacap pada bulan November 2020 berada di atas normal, bahkan ada yang lebih dari 100 persen,” katanya.

Ia menjelaskan bahwa dalam kondisi normal curah hujan di bagian tengah dan barat Cilacap pada bulan November rata-rata 324 milimeter dan di wilayah selatan sekitar 422 milimeter.

Baca juga: Sebagian Wilayah Jateng Diprediksi Terdampak Fenomena La Nina

Selama November 2020, menurut dia, curah hujan di wilayah selatan jauh lebih tinggi dibandingkan dengan kondisi normal dengan curah hujan di Nusawungu tercatat 977 milimeter, Binangun 974 milimeter, Kroya sampai 997 milimeter, Adipala 792 milimeter, Maos 869 milimeter, Kesugihan 813 milimeter, Jeruklegi 717 milimeter, Stamet Tunggul Wulung (wilayah Cilacap Kota) 830 milimeter.

Curah hujan di wilayah tengah dan barat juga lebih tinggi dari normal. Curah hujan di Cipari tercatat 524 milimeter, Sidareja 616 milimeter, Karangpucung 834 milimeter, Kedungreja 486 milimeter, Patimuan 572 milimeter, Kawunganten 497 milimeter, dan Dayeuhluhur 561 milimeter. (fp)

Baca juga: 

 

Artikel ini telah tayang di Antara Jateng dengan judul ‘Waspadai peningkatan curah hujan di sebagian Jawa Tengah sepanjang Desember‘.

Komentar

Berita Terkait