oleh

Tiga ASN Rembang Dinyatakan Langgar Netralitas Pilkada

Rembang, Mitrapost.com – Sejumlah kasus yang menyeret Aparatur Sipil Negara atau ASN di Rembang menemui hasil hari ini. Terdapat 3 ASN yang dinyatakan melakukan pelanggaran, dengan terlibat dalam kampanye pilkada.  Akibatnya ketiga PNS mendapat hukuman sedang.

Totok Suparyanto, selaku Ketua Bawaslu Rembang mengatakan ada 3 orang PNS dan sejumlah aparatur desa yang terlibat. Dalam keterangannya, ketiga ASN berinisial M dari kecamatan Sarang, K dari Dinas Pendidikan serta DS yang merupakan PNS RSUD Soetrasno. Sementara, satu orang berinisial QA dinyatakan tidak bersalah.

Baca juga: Bawaslu Sebut Sejumlah Kasus ASN Belum Turun Rekomendasi

ASN yang ditetapkan melanggar netralitas dengan terlibat dalam kampanye tersebut merupakan mereka yang dinyatakan ikut foto bersama dengan salah satu pasangan calon cabup cawabup Rembang.

Menurut Totok pemberitahuan ini sudah turun sejak 30 November lalu, namun Bawaslu baru menerimanya pada hari Rabu kemarin.

“Yang DS sama QA itu kan dilaporkan pas ada acara pengajian di rumahnya bu QA.  Kebetulan suami bu QA itu ketua majlis taklim Gunem, kebetulan kegiatan pengajian rutin itu dilakukan di sana.  Artinya kegiatan itu murni.  Nah cuma, salahnya bu DS itu foto bersama calon, yang kebetulan pak Hafidz sebagai mubaliqnya waktu itu,” ujarnya pada Kamis (3/12/2020).

Baca juga: ASN Hadapi Purna Tugas, Pjs Bupati Rembang : Pensiun Bukan Akhir Segalanya

Sedangkan untuk kasus di Sarang, Totok menjelaskan sama persis. Kedua ASN berinisal M dan K itu didatangi oleh istri para calon cabup cawabup. Dalam kunjungannya itu, selain silaturahim, juga melakukan foto serta memberi bingkisan kepada ASN tersebut.

“Minta dukungan nyalon habis itu, foto-foto dan sempat ditinggali bingkisan,” ungkap totok.

Di samping itu, dua perangkat desa dan dua kades dari keempat wilayah, Sarang, Kragan, Kaliori dan Lasem juga mendapat peringatan dari Pjs Bupati Rembang secara lisan dan tertulis. (*)

Baca juga: 

Jangan lupa kunjungi media sosial kami, di facebook, twitter dan instagram

Redaktur: Atik Zuliati

Komentar

Berita Terkait