oleh

Sungai Kaligawe Meluap, Pemukiman dan Sawah Warga di Klaten Kebanjiran

Klaten, Mitrapost.com Luapan Sungai Kaligawe di perbatasan Desa Kupang, Kecamatan Karangdowo dan Desa Jetis, Kecamatan Juwiring menggenangi pemukiman warga hingga bangunan sekolah dan sawah.

Warga setempat mengatakan luapan air sungai dikarenakan hujan lebat sejak pukul 01.00 WIB hingga menjelang subuh yang mengakibatkan debit air sungai tinggi.

“Luapan terjadi tadi pagi sekitar pukul 05.00 WIB. Air meluap ke utara di Desa Jetis dan di selatan sungai ke Desa Kupang, Kecamatan Karangdowo,” kata warga Dusun Guguran, Desa Jetis, Samidi (45) mengutip Detik.com Sabtu (12/12/2020).

Dikatakan Samidi, air sungai meluap diduga akibat banyaknya rumpun bambu yang menghalangi air. Air sungai itu, lanjutnya, berasal dari beberapa kecamatan.

“Air Kaligawe itu bertemunya beberapa sungai. Mulai dari aliran daerah Kecamatan Polanharjo, Delanggu, Juwiring dan lainnya,” jelas Samidi.

Baca juga: Pulang Berkebun, Petani Terseret Arus Sungai Cipatujah Tasikmalaya

Warga lainnya, Arjo (60), mengatakan wilayah yang terdampak luapan air sungai di Desa Jetis. Menurutnya, setiap musim hujan deras air sering meluap.

“Kalau musim hujan sering meluap. SD dan TK di barat rumah saya langganan sejak dulu terendam,” ujar Arjo di lokasi.

Selain sekolah dan sawah, lanjutnya, jalan desa perbatasan juga sering terendam.

“Sawah tanaman padi. Usianya sekitar sebulan tapi ada yang lebih dan biasanya cepat surut,” ujar Arjo.

Selain pemukiman warga, banjir juga merendam persawahan padi. Camat Karangdowo, Tomisila Aditama menyebut lahan padi yang terendam air sekitar satu hektare.

“Lahan padi yang terendam sekitar satu hektare. Untuk permukiman tidak ada dampak kerusakan,” jelas Tomi. (fp)

Baca juga: 

 

Artikel ini telah tayang di Detik.com dengan judul ‘Sungai Meluap, Sekolah-Sawah di Klaten Ini Sempat Terendam‘.

Komentar

Berita Terkait