oleh

Petani Kesulitan Akses Kartu Tani, Dewan Pati Minta Penyuluh Jembatani

Pati, Mitrapost.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati mengatakan masih banyak petani yang kesulitan dalam mengakses kartu tani yang bisa dipakai untuk membeli pupuk bersubsidi.

“Beberapa kendala kita temukan. Misalnya kartu tani yang tidak aktif lagi, atau petani yang kesulitan mengurus kartu tani karena dia statusnya sebagai penggarap,” ujar anggota Komisi B DPRD Kabupaten Pati, Narso, Rabu (20/1/2021).

BPKAD Pati

Baca juga: Uji Coba KBM Tatap Muka di Pati Dibatalkan, Dewan: Memang Dilematis

“Atau penduduk di desa A yang mengerjakan (lahan pertanian) di desa B. Kendala dilapangan seperti itu,” lanjut politisi asal Partai Keadilan Sejahtera ini.

Kendala ini membuat pihaknya meminta para petugas Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) maupun para pengurus kelompok tani menjadi jembatan kasus semacam ini agar para petani mendapatkan pupuk dengan mudah.

Baca juga: Dewan Pati Ajak Warga Pikul Beban Bersama Pemerintah Hadapi Covid-19

Para penyuluh dan para pengurus tani dapat mengedukasi kepada para petani agar mendapatkan akses dan memahami prosedur dalam pembuatan kartu tani.

“Bisa jadi ini ketidaktahuan para petani terkait prosedur pengurusannya (kartu tani) seperti apa,” kata dia.

Baca juga: Bupati Pati Klarifikasi Foto Tak Bermasker, Dewan: Diharapkan Redam Serbuan Netizen

Masalah akses Kartu Tani ini menjadi bagian dari problem para petani di Kabupaten Pati. Selain Kartu Tani, Banjir dan kelangkaan pupuk menjadi problem musiman yang belum dapat dipecahkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab Pati).

Beberapa bulan lalu, pupuk di Kabupaten Pati kurang dari kebutuhan para petani. Hal ini dikarenakan Rencana Definitif Kebutuhan Kelompoktani (RDKK) yang disetujui oleh pusat belum sesuai dengan jumlah kebutuhan. (Adv/UH/AZ/SHT)

Baca juga: 

Jangan lupa kunjungi media sosial kami, di facebook, twitter dan instagram

Redaktur: Atik Zuliati

 

Tentang Penulis: Umar Hanafi

Gambar Gravatar
Wartawan

Berita Terkait