Ganjar Usul Tak Ada Libur Panjang Perayaan Imlek

Semarang, Mitrapost.com Mengaca pada libur panjang akhir tahun 2020, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengusulkan ke pemerintah pusat agar tidak ada libur panjang dalam perayaan Imlek 2572 pada 122 Februari mendatang.

Sebab tercatat terjadi lonjakan kasus Covid-19 yang tinggi di Indonesia setelah adanya libur akhir tahun pada Desember dan Januari lalu.

Ganjar juga meminta untuk tidak ada perayaan-perayaan yang berpotensi kerumunan saat merayakan Imlek.

“Kalau ibadah boleh, kan ibadah bisa virtual,” sambung Ganjar.

Baca juga: Cegah Penyebaran Corona, Klenteng Hok Tik Bio Blora Tak Gelar Perayaan Imlek

Sementara itu, salah satu tokoh Tionghoa Jawa Tengah, Harjanto Halim saat dikonfirmasi mengatakan tidak keberatan dengan keputusan pemerintah. Menurutnya, hal itu adalah yang terbaik untuk menekan angka penyebaran Covid-19.

“Kami meminta umat untuk di rumah saja, merayakan Imlek bersama keluarga inti. Keluarga jauh juga kami minta tidak berkunjung ke keluarga lainnya.”

“Berbagai perayaan yang biasanya ada, akan kami tiadakan tahun ini. Kami minta masyarakat mendukung, kalau kangen dengan keluarga, bisa melalui video call,” tutup Harjanto.

Saat ini angka kasus Covid-19 di Jawa Tengah berdasarkan data terbaru pada 12 Februari 2021 pukul 12.00 WIB tercatat ada total kasus sebanyak 130.318 dengan 11.527 kasus aktif baik dirawat di rumah sakit ataupun isolasi mandiri. Kasus sembuh tercatat ada 110.651 kasus, ada 13.883 kasus suspek, dan 8.140 meninggal. (*)

Baca juga: Filosofi Warna Merah pada Angpao dalam Perayaan Imlek

 

Jangan lupa kunjungi media sosial kami, di facebook, twitter dan instagram

Redaktur : Ulfa

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mitrapost.com  di Google News. silahkan Klik Tautan dan jangan lupa tekan tombol "Mengikuti"

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

Video Viral

Kamarkos
Pojoke Pati