oleh

KBM Tatap Muka Bulan Juli, Anak Didik Juga Perlu Divaksin

Pati, Mitrapost.com – Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) Tatap Muka rencananya akan dimulai pada bulan Juli 2021 atau tahun ajaran baru tahun 2021/2022. Guna menunjang KBM Tatap Muka di masa pandemi Covid-19, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Tengah dan DPRD Kabupaten Pati meminta pemerintah segera melakukan vaksinasi kepada para tenaga pendidik dan anak didik.

“Yang penting adalah sektor kesehatan dan pendidikan. Sektor pendidikan juga harus serius menjadi perhatian pemerintah,” ujar Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah Muh Zen saat ditemui Mitrapost.com di Kantor PCNU Pati, Sabtu (27/2/2021) kemarin.

Vaksinasi di sektor pendidikan ini perlu segera dilakukan, mengigat sudah hampir satu tahun KBM Tatap Muka tidak berjalan. Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) atau KBM online dirasa kurang efektif untuk mentransfer pengetahuan dan ilmu kepada anak didik.

Baca juga: PWI Pati Mengikuti Vaksinasi dengan Aman

“Kita sadar hampir 1 tahun ini di Indonesia anak-anak tidak melakukan KBM Tatap Muka, maka dari itu kita mendorong agar vaksin yang kedua ini dimaksimalkan guru, baik yang PNS maupun non-PNS, semua divaksin. Dan ini harus dilakukan secara cepat. Dan siswa-siswinya juga divaksin,” lanjut Muh Zen.

Menurutnya, vaksinasi di sektor pendidikan ini tidak bisa diundur. Ia mendesak pemerintah untuk segera melakukan vaksinasi di sektor pendidikan sebelum bulan Juli. “Mengigat anak-anak kita saat ini sudah karuan-karuan. Karena proses pembelajaran budi pekerti, akhlak nyaris terputus,” kata Muh Zen.

Mengenai kriteria batasan usia yang divaksinasi yakni 18 tahun ke atas dan siswa belum masuk kriteria tersebut, menurut Muh Zen, anak didik yang berusia di bawah umur tersebut bisa divaksin.

Baca juga: Usai Vaksinasi, Dewan Yakinkan Tak Ada Efek Samping

Ia mencontohkan kriteria awal di mana usia di atas 60 tidak diperkenankan mengikuti vaksinasi. Namun, kriteria ini diubah seiring berjalannya waktu. Dan para lansia diperbolehkan mengikuti vaksinasi.

Tentang Penulis: Umar Hanafi

Gambar Gravatar
Wartawan

Berita Terkait