oleh

Paguyuban Pedagang Lasem Minta Kejelasan Rencana Relokasi

Rembang, Mitrapost.com Paguyuban pedagang Lasem meminta kejelasan adanya rencana relokasi pedagang, sebab hingga memasuki bulan Maret belum ada sosialisasi dari pemerintah kabupaten.

Rencana relokasi pedagang di kompleks Lasem ini sebelumnya disebutkan Bupati Abdul Hafidz sebagai langkah awal pembentukan Kota Pusaka Lasem. Rencananya penataan akan dimulai tahun 2021.

Relokasi pedagang yang berada di depan masjid Lasem direncanakan pada bulan April atau Mei 2021. Sedangkan lokasi yang direncanakan untuk relokasi pedagang berada di kawasan desa Karangturi.

Ketua paguyuban pedagang Lasem, Mujib, mengatakan hingga awal bulan Maret ini pihaknya belum menerima sosialisasi tentang rencana relokasi pedagang baik secara lisan maupun surat edaran.

“Sampai saat ini belum ada sosialisasi dalam bentuk apapun,” ujar Mujib.

Baca juga: Penataan Alun-alun Lasem, PKL Direlokasi Sementara ke Karangturi

Hal ini menimbulkan keresahan bagi para pedagang, apalag saat ini hampir memasuki bulan Ramadan yang biasanya pada bulan puasa pedagang dapat melakukan penjualan maksimal.

Mujib menyampaikan bahwa para pedagang juga perlu persiapan teknis yang matang untuk pindah. Karena sangat terkait dengan perputaran barang dagangan, biasanya pedagang akan jor-joran saat bulan puasa.

“ini kan soal spekulasi barang dagangan, apalagi mau memasuki bulan puasa,” tutur Mujib.

Paguyuban pedagang Lasem berharap segera ada sosialiasi serta mengusulkan agar relokasi bisa dilakukan setelah lebaran tahun ini dengan alasan untuk memaksimalkan dagangan di bulan puasa nanti.

Ya kalo bisa segera ada sosialisasi itu, harapannya relokasi dilakukan setelah puasa,” pungkasnya.

Menurut data dari Mujib, ada sekitar 121 pedagang di kompleks Lasem. Mereka terdiri dari 30 pedagang pakaian, 6 pedagang kelontong, 8 pedagang sepatu, 2 pedagang gerabah, 3 pedagang sembako, 3 pedagang handphone.

Kemudian 5 pedagang aksesoris, 1 pedagang alat tulis, 2 pedagang alat jahit, 1 penjahit, 6 rental playstation, 1 pedagang kopi, 2 pedagang parfum, 1 pedagang tembakau, 1 orang pedagang buah dan 21 pedagang makanan dan minuman. (*)

Baca juga: Pembangunan Kota Pusaka Lasem Dimulai Juli Nanti

 

Jangan lupa kunjungi media sosial kami, di facebook, twitter dan instagram

Redaktur: Ulfa

 

Tentang Penulis: Aziz Afifi

Gambar Gravatar
Wartawan Mitrapost.com Area Rembang dan Blora

Berita Terkait