oleh

DAU Pemkab Rembang Kena Refocusing 96 Miliar

Rembang, Mitrapost.com Kabupaten Rembang memperkirakan refocusing anggaran sebesar Rp96 miliar dari dana alokasi umum (DAU).

Hal tersebut disampaikan oleh Pj Sekda Pemkab Rembang Edy Supriyanta dalam rapat kerja dan pengarahan bupati dan wakil bupati di Setda Rembang, Jumat (5/3/2021).

Pihaknya mengatakan di awal kepemimpinan Abdul Hafidz dan Hanies Barro’ cobaan yang harus dihadapi adalah masalah keuangan. Pasalnya ada Peraturan Menteri Keuangan (PMK) yang memerintahkan pengalihan (refocusing) anggaran untuk penanganan Covid-19, padahal anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) telah di tetapkan.

“Di tahun 2021 ini ada refocusing DAU. Ibu Sri Mulyani sudah ngasih tahu seperti itu. Jadi, nanti DAU kita sudah berkurang 23 M. Itu belum termasuk 8% dari DAU yang sudah ditetapkan. Jadi total semuanya nanti berkurang hampir 96 M,” terang Edy.

Baca juga: Rincian Refocusing Anggaran Perlu Disosialisasikan

Jumlah 8 persen yang ditetapkan itu, jelas Edy, digunakan untuk dana vaksin berupa dukungan fasilitas penyimpanan dan distribusi. Sehingga harapannya sampai bulan Desember 2021 sasaran 461 ribu orang bisa mendapatkan vaksin Covid-19. Dengan catatan vaksin yang ada tersedia dan diprioritaskan bagi warga lanjut usia.

Bupati Rembang, Abdul Hafidz mengungkapkan anggaran sudah didistribusikan ke masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD), namun ada imbauan refocusing DAU senilai Rp96 miliar untuk penanganan Covid-19 sehingga perlu pembahasan komprehensif.

“Penegasan kinerja untuk tahun pertama ini, saya harapkan panjenengan bisa merumuskan kebijakan-kebijakan yang akan kita ambil pasca PMK turun. Karena hari ini, kita disetop dulu perencanaan. Karena kita akan segera memastikan gerak marathon refocusing titik-titik untuk memenuhi PMK yang sedang diturunkan ini, ” pungkasnya. (*)

Baca juga: Potong Gaji ASN untuk Penanganan Covid-19 Dianggap Kurang Bijaksana

 

Jangan lupa kunjungi media sosial kami, di facebook, twitter dan instagram

Redaktur: Ulfa

Berita Terkait