oleh

Abai Prokes di Tempat Umum, Ganjar Siap Sanksi Tegas

Semarang, Mitrapost.com – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menuturkan, terjadi penurunan kedisiplinan kesehatan di tempat umum, tempat pariwisata, dan restoran. Hal itu ia sampaikan usai rapat penanganan Covid, Senin (15/3/2021).

Pengelola maupun pengunjung tempat umum, termasuk objek wisata dan restoran, diminta terus meningkatkan kedisiplinan penerapan protokol kesehatan (prokes). Jika mereka abai terhadap aturan tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah akan bertindak tegas menutup tempat-tempat itu.

Baca juga: Video : Jokowi Tinjau Vaksinasi 1.000 Tokoh Agama di Semarang

“Karena mereka kok rasa-rasanya, disiplin kesehatannya menurun, prokesnya menurun. Maka kita minta pada kawan-kawan bupati/ wali kota, dan petugas yang ada, termasuk penyelenggara pariwisata, pemilik restoran agar mengatur (prokes) ini dengan baik,” kata Ganjar, di Ruang Rapat Lantai 2 Kantor Gubernur seperti Mitrapost.com kutip dari laman resmi pemprov Jateng, Senin (15/3/2021)

Menurutnya, jika prokesnya lemah, akan ada peluang bertambahnya kasus Covid. Di Jateng pada minggu ke-10 ini mencatat jumlah kasus aktif mencapai 5.981 orang atau turun dibanding minggu ke-9 yang mencapai 6.115 orang. Ganjar berharap prokes tetap harus ditaati kendati kejenuhan melanda.

Gubernur meminta Satpol PP, TNI-Polri, dan pihak terkait untuk tetap gencar melakukan operasi yustisi dan penegakan prokes.

Baca juga: Pembelajaran Tatap Muka di Semarang Tunggu Petunjuk Pusat

“Operasi yustisinya harus tetap ditegakkan sehingga masyarakat tidak lengah untuk selalu menjaga prokes,” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Jateng, Sinung N Rachmadi, mengatakan siap mengintensifkan pemantauan kedisiplinan penerapan protokol kesehatan di tempat umum, termasuk objek wisata maupun restoran.

“Kami akan kembali menerjunkan tim ke lapangan untuk mengawal hasil evaluasi terkait menurunkan disiplin pengunjung dan pengelola dalam menerapkan protokol kesehatan. Bila perlu, kepada yang melanggar protokol kesehatan, kami akan rekomendasi untuk ditutup sementara,” katanya, dikonfirmasi melalui pesan pendek, Senin (15/3/2021).

Tentang Penulis: Redaksi

Gambar Gravatar
Redaksi Mitrapost.com

Berita Terkait