oleh

Waspada TBC di Tengah Pandemi

Pati, Mitrapost.com – Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit di Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pati, Joko Leksono Widodo meminta masyarakat untuk mewaspadai penyakit TBC (Tuberkulosis) di masa pandemi Coronavirus Disease (Covid-19) ini.

Terlebih, Provinsi Jawa Tengah menempati posisi nomor enam terbawah secara nasional atau zona merah berkaitan dengan penyakit yang juga dikenal dengan istilah TB ini.

“Jawa Tengah juga tidak menggembirakan kemarin paparannya nomor 6 dari bawah,” ujar Joko saat ditemui Mitrapost.com di kantornya, Rabu (24/3/2021) siang.

Baca juga: Video : Kabupaten Pati Menduduki Peringkat ke 23 Kasus TBC di Jawa Tengah

Sementara untuk Kabupaten Pati, ia mengaku capaian pihaknya untuk penanganan penyakit yang menyerang paru-paru ini masih rendah. Hal ini dikarenakan pihaknya tengah fokus menangani pandemi Covid-19.

“Terkait capaian kita akui menurun dan tidak hanya di Kabupaten Pati, se-Jateng kabupaten/kota semunya menurun,” kata Joko.

Penurunan ini lantaran adanya pandemi Covid-19 yang membatasi pihaknya berjumpa dengan penderita TPC. “Karena tidak menutup kemungkinan penderita TB ini juga positif Covid-19 bila di-rapid antigen,” lanjut Joko.

Selain pandemi Covid-19, kebiasaan pasien pengidap penyakit ini yang malas meminum obat juga menjadi faktor tingginya angka penyakit ini di Bumi Mina Tani.

Baca juga: Banyak Data Tak Valid, Dinsos Rembang Kurangi Jumlah Penerima Bantuan

Berdasarkan catatan pihaknya, Kabupaten Pati mempunyai 1.351 kasus TBC umum di tahun 2020 lalu. Dengan rincian 1.256 kasus TBC dewasa dan 96 kasus TBC anak-anak.

Sedangkan, untuk TBC yang jenis resisten obat (MDR) atau kebal terhadap obat pada tahun 2020 lalu ada 21 kasus, 18 di antaranya dari Kabupaten Pati. Sementara, sisanya pasien yang berdomisili di luar Kabupaten Pati.

Meskipun angka kasus tinggi dan pihaknya masih disibukkan dengan pandemi Covid-19, ia mengaku akan terus melakukan pencegahan dengan melakukan program-program pencegahan penyakit menular ini. “Tetapi program akan kita lakukan,” tandasnya.

Hari ini merupakan TB Day Internasional. Di momen ini pula masyarakat diimbau untuk mewaspadai penyakit TBC. (*)

Baca juga: 

Jangan lupa kunjungi media sosial kami, di facebook, twitter dan instagram

Redaktur: Atik Zuliati

Tentang Penulis: Umar Hanafi

Gambar Gravatar
Wartawan

Berita Terkait