oleh

Budidaya Bibit Kopi, Inovasi Usaha Poktan Wana Sari Purwojati

Pati, Mitrapost.com – Salah satu Kelompok petani kopi di Kabupaten Pati membuat inovasi usaha pertanian dengan budidaya bibit kopi. Kelompok petani kopi tersebut ialah Kelompok Tani (Poktan) Wana Sari Purwojati, Desa Gunungsari, Kecamatan Tlogowungu.

Budidaya bibit kopi yang dilakukan oleh Poktan Wana Sari Purwojati menjadi salah satu usaha yang dilakukan untuk memberikan daya dukung perekonomian para anggota kelompok yang mayoritas merupakan petani kopi.

Menurut salah satu pengurus Poktan Wana Sari Purwojati, Kamari menyebut jika budidaya bibit kopi yang diinisiasi oleh para anggota ditempatkan di sebuah Green House. Green House tersebut merupakan lokasi yang tepat untuk menaruh proses budidaya bibit kopi mereka.

Baca juga: Pati Berpotensi Menjadi Eksportir Kopi

Kamari yang juga merupakan Bendahara Poktan Wana Sari menjelaskan bahwa pemasaran menjadi  tantangan usahanya. Pasalnya, di wilayah Desa Gunungsari sudah banyak petani kopi yang membudidayakan bibit sendiri bahkan mendatangkan bibit dari luar daerah.

“Mohon maaf, kebanyakan kelompok petani di sini lebih memilih beli bibit secara kolektif per kelompok taninya. Dan mereka membeli dari luar daerah, bukan dari kami. Sehingga kami terpaksa kedepannya bakal menjual bibit ke luar daerah,” ungkapnya kepada Mitrapost.com, Kamis (1/4/2021).

Ia berharap jika penjualan bibit kopi yang dibudidayakannya mendapatkan perhatian dari Dinas Pertanian (Dispertan). Sehingga nantinya bibit tersebut dapat dijual ke berbagai daerah.

Kamari mengungkapkan bahwa untuk harga bibit berkisar Rp7.500 sampai dengan Rp8.500.

Baca juga: Meski Terpantau Kondusif, 4 Desa di Pati Gagal Gelar Pilkades

“Untuk harga masih kami sesuaikan dengan harga pasar. Dan akan terus kami koordinasikan antar anggota,” ungkapnya.

Menurut Koordinator Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Kecamatan Tlogowungu, Sri Ratnawati, pihaknya akan terus berupaya membantu pemasaran produk kopi yang ada di Tlogowungu.

BPP Kecamatan Tlogowungu pun bersedia untuk membantu Poktan Wana Sari Purwojati dalam mempromosikan produk bibitnya.

Selain itu, ia juga berupaya akan memperjuangkan usaha dari Kelompok Tani Kopi, salah satunya Poktan Wana Sari Purwojati agar dapat menjadi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kabupaten Pati. (Adv)

Baca juga: 

Jangan lupa kunjungi media sosial kami, di facebook, twitter dan instagram

Redaktur: Atik Zuliati

Komentar

Berita Terkait