oleh

Dispertan Pati Genjot Produksi Komoditas Pangan Lokal

anda ingin cepat kaya kerja sambil jalan - jalan di luar negeri? dan dapatkan gaji jutaan rupiah!! hubungi 0821-3869-9954

Pati, Mitrapost.com – Dinas Pertanian (Dispertan) Pati akan salurkan seribu bantuan batang bibit cengkeh dan seribu batang bibit kopi kepada petani di Desa Plukaran, Kecamatan Gembong Kabupaten Pati untuk tingkatkan produksi tanaman tahunan lokal.

“Kita nanti akan bagikan bibit cengkeh 1.000 batang dan kopi 1.000 batang karena Desa Plukaran termasuk potensi cengkeh dan kopi sehingga perlu dikembangkan,” kata Novita Kurniawati selaku Seksi Produksi Tanaman Tahunan kepada Mitrapost.com, Sabtu (3/4/2021).

Penyerahan bibit akan dilakukan di bulan basah sekitar Bulan Oktober dan November 2021.

Baca juga: Budidaya Pertanian, Dispertan Blora Lakukan Program Agro Solution

Seribu bibit cengkeh diberikan kepada Kelompok Tani Margomulyo, Desa Plukaran, Kecamatan Gembong, sementara bibit kopi diberikan kepada Kelompok Tani Berkah I Desa Plukaran.

Baca Juga :   Lomba KTT Berprestasi, Dispertan Pati Support KTT Mendo Mulyo

Selain membagikan bantuan bibit Dispertan Pati bersama Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Gembong juga lakukan sosialisasi tentang budidaya cengkeh dan kopi yang efektif.

Anita mengaku, untuk tingkatkan pengetahuan para petani dalam waktu dekat para kelompok tani Desa plukaran akan diajak ke Kecamatan Cluwak untuk studi banding budidaya cengkeh.

“Rencana kami akan melaksanakan pendampingan untuk mengawal keberhasilan pengembangan tanaman cengkeh dan kopi,” imbuh Novita.

Baca juga: Dispertan Serap 16 Ribu Ton Gabah, Masih Timpang dengan Jumlah Hasil Panen

Ketersediaan komoditas cengkeh dan kopi memang menjadi prioritas Dispertan Pati tahun ini.  Cengkeh meski jarang digunakan untuk keperluan rumah tangga namun produk ini adalah andalan ekspor Indonesia untuk kebutuhan industri.

Baca Juga :   Video : Dispertan Pati Siapkan Unit Pengolahan Pupuk Organik

Anjlok harganya tahun lalu menyebabkan jumlah petani cengkeh berkurang. Ketika harganya merangkak naik tahun ini, momen ini dimanfaatkan Dispertan Pati untuk memberbanyak petani cengkeh di Kecamatan Gembong.

Sementara kopi robusta dari Pati adalah salah satu yang jenis kopi terbaik di Jawa Tengah, dan berkesempatan bersaing di kelas nasional. Fakta bahwa Indonesia adalah produsen komoditas kopi nomor empat terbesar dunia tentunya memberi peluang kopi daerah untuk dilirik mitra eksportir.(Adv)

Baca juga: 

Jangan lupa kunjungi media sosial kami, di facebook, twitter dan instagram

Baca Juga :   Harga Lokal Kalah Saing dengan Impor, Lahan Kedelai Pati Berkurang

Redaktur: Atik Zuliati

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mitrapost.com  di Googlenews. silahkan Klik Tautan https://bit.ly/googlenewsmitrapost dan jangan lupa tekan tombol "Mengikuti"

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

 

Video Viral

Komentar