Kena Refocusing Anggaran, Agenda Ramadan Disdagperin Absen

Pati, Mitrapost.com Dinas Perdagangan dan Perindusterian Kabupaten Pati kembali terkena refocusing anggaran untuk penanganan pandemi Covid-19. Akibatnya beberapa program terpaksa dihentikan karena dananya dialihkan.

Misalnya Pasar Ramadan Murah yang tiap tahunnya digelar di kampung-kampung untuk meningkatkan daya beli masyarakat, tahun ini terpaksa ditiadakan.

“Pasar Ramadan tahun ini tidak ada karena pemerintah sudah mengucurkan bansos. Kedua karena faktor kena refocusing anggaran. Kita sesuaikan anggaran untuk program lain,” kata Kasi Distribusi dan Informasi Perdagangan Disdagperin Pati, Suwardi, Selasa (27/4/2021).

Absennya pasar Ramadan tahun ini juga disebabkan karena kasus Covid-19 di Kabupaten Pati belum bisa tertangani sepenuhnya. Sehingga seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pati dituntut meminimalisir kegiatan yang sifatnya mengumpulkan massa.

Baca juga: Pasar Ramadan 25 hari, Desa Waru Unggulkan Produk Lokal

Selain itu kegiatan operasi pasar juga tidak berjalan tahun ini.  Biasanya program ini dilakukan jelang atau saat Ramadan untuk stabilisasi harga di pasar tradisional. Tahun ini juga belum diwacanakan. Pasalnya selain terkendala dana, harga kebutuhan pokok masyarakat tahun ini juga cenderung stabil.

Namun tak perlu khawatir, untuk menambah pasokan bahan pokok, Kabuapten Pati tahun ini akan mendapatkan bantuan dari DPRD Jawa Tengah berupa program sembako murah.

“Operasi pasar enggak ada tapi dari provinsi nanti ada sembako murah, yang mendistribusikan dari Partai Politik perwakilan DPRD Provinsi dari Pati. Bu Ina (Kartina Sukawati), Pak Endro (Endro Dwi Cahyono), Pak Muh Zen, Pak Alwin Basri dan Pak Priyono (Eko Priyono),” urai Suwardi.

Baca juga: Disdagperin Pati Ajukan Kenaikan Alokasi LPG

Pada program sembako murah, para anggota dewan akan mengalokasikan 1.600 paket. Satu paketnya berisi 5 kg beras, satu liter minyak goreng, dan 1 kg gula pasir. Paling cepat program ini akan berjalan minggu depan.

Selain masih digelar program sembako murah, Disdagperin Pati tahun ini juga akan tetap lakukan sidak parsel dan makanan di swalayan dan retail modern.

Inspeksi sejumlah makanan ini dilakukan untuk memastikan para konsumen tidak membeli bahan makanan berpengawet berbahaya dan kadaluarsa. Program ini juga rencananya akan dilakukan minggu depan.

“Kita akan cek. Didalam kemasan produk diharapkan tertera tanggal kadaluarsa. Karena untuk konsumsi harus ada expired-nya dan izin edar. Minggu depan kita laksanakan. Jangan sampai konsumen kita nanti mengonsumsi hal seperti itu,” kata Kuswantoro. (*)

Baca juga: Bioskop Sudah Buka, Plaza Pragola Pati Masih Seperti Tak Berpenghuni

 

Jangan lupa kunjungi media sosial kami, di facebook, twitter dan instagram

Redaktur: Ulfa PS

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mitrapost.com  di Google News. silahkan Klik Tautan dan jangan lupa tekan tombol "Mengikuti"

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

Video Viral

Kamarkos
Pojoke Pati