oleh

Pemkab Temanggung Siagakan Tim untuk Respons Perbaikan Jalan

Temanggung, Mitrapost.com Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Temanggung menyiagakan Unit Reaksi Cepat Perbaikan Jalan selama 24 jam. Unit tersebut akan merespons laporan masyarakat bila terjadi tanah longsor dengan segera melakukan perbaikan jalan.

Kepala Bidang Bina Marga DPUPR Temanggung Yusuf Edi Nugroho menjelaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan Unit Reaksi Cepat Perbaikan Jalan di sejumlah titik.

BPKAD Pati

“Ada enam UPT yang disiapkan untuk menerima laporan masyarakat, jika ada keluhan terkait jalan kabupaten. Meliputi UPT Temanggung, UPT Parakan, UPT Ngadirejo, UPT Kranggan, UPT Tembarak dan UPT Kandangan,” kata Yusuf di kantornya, Kamis (6/5/2021).

Baca juga: Perbaikan Jalan Rusak di Desa Sumber, BUMD Rembang Akan Patungan

Selain itu Unit Reaksi Cepat Perbaikan Jalan akan langsung melakukan penambalan, jika ada jalan yang berlubang. Petugas juga disiapsiagakan untuk membersihkan atau memperbaiki jalan yang terkena longsor.

“Unit reaksi cepat akan langsung turun ke lapangan, jika longsor terjadi. Selain personel, (Dinas) Bina Marga sudah menyiapkan material dan juga alat berat untuk mendukung kelancaran unit tersebut, khususnya menjelang Lebaran,” terangnya.

Menurut Yusuf, Unit Reaksi Cepat Perbaikan Jalan sebenarnya sudah berjalan beberapa waktu lalu. Namun akan lebih disiagakan dan diintensifkan selama Lebaran, khususnya untuk mendukung kegiatan ekonomi lokal, dan antisipasi pergerakan masyarakat lokal sebelum, selama dan sesudah Lebaran.

“Sebenarnya unit ini sudah berjalan, namun dalam Lebaran ini kita lebih siagakan 24 jam nonstop, tanpa ada hari libur,” terangnya.

Baca juga: Jalan Rusak Dilindas Truk Gas, Warga Desa Sumber Gelar Demo

Sementara itu Kepala DPUPR Kabupaten Temanggung, Hendra Sumaryana mengatakan perbaikan jalan menjelang lebaran sudah mencapai 80 persen, dan diharapkan minggu ini bisa mencapai 90 persen.

“Tahun 2021 ini, kita punya pekerjaan, yaitu pemeliharaan jalan, peningkatan jalan, pelebaran jalan. Terkait dengan pemeliharaan rutin jalan-jalan kabupaten ada 207 ruas dengan panjang 650 kilometer,” katanya.

Dari 650 km jalan tersebut, 83 persennya dalam kondisi baik dan sedang. Sementara, 17 persennya saat ini masih dalam perbaikan.

“Alokasi anggaran pemeliharaan dalam satu tahun sebesar Rp7,5 miliar, meliputi pengadaan material, upah, tenaga kerja, dan peralatan,” pungkasnya. (*)

Baca juga: Jalan Gabus-Winong Rusak, Warga Khawatirkan Potensi Kecelakaan

 

Jangan lupa kunjungi media sosial kami, di facebook, twitter dan instagram

Redaktur: Ulfa PS

 

 

Komentar

Berita Terkait