oleh

Bupati dan Lontong Opor di Hari Idul Fitri

Catatan Direktur – Suara takbir berkumandang di langit Rumah Sakit Soewondo Pati. Hari ini kemenangan bagi semua umat islam. Termasuk kami yang berada di ruang isolasi Wijaya Kusuma RSUD RAA Soewondo Pati.

Momen bahagia yang seharusnya bisa bersama dengan keluarga besar. Gagal sudah karena terpapar Covid-19. Memang tidak hanya saya dan keluarga, ada puluhan orang tetangga Perum RSS Sidokerto yang harus dirawat diruang isolasi mandiri khusus Covid-19. Yang sedikit beruntung mungkin saja bagi mereka yang isolasi mandiri dirumah. Minimal tidak perlu beradaptasi lagi dengan kondisi.

BPKAD Pati

Semalaman tak bisa tidur. Berusaha menghibur diri dengan menelepon orangtua yang ada di Desa. Berusaha menenangkan, saya dan keluarga dalam kondisi yang sangat baik. Tak hanya itu, orangtua punya riwayat hipertensi dan penyakit paru-paru, tentu tak mau ada kabar buruk tentang keluarga kecilku. Pilihannya bohong demi kebaikan semua.

Kondisi sekarang membuat kami semua belajar bersyukur. Dengan alasan apapun, Tuhan sedang memberikan pengajaran yang luar biasa dengan kondisi serba terbatas.

Satu hal yang saya syukuri hari ini. Kami tetap bisa melaksanakan sholat idul fitri meskipun hanya beberapa orang. Khutbah pun dilaksanakan sangat sederhana.

Moment itu sangat mengharukan. Kondisi yang sangat terbatas. Tentu mengingatkan keluarga yang berada dirumah. Hati terasa perih, hingga air mata pun menetes.

Suara takbir yang dikumandangkan imam beberapa kali bergetar sebagai tanda begitu dalamnya rasa haru dalam hati. Pun jamaah terlihat banyak yang menitikkan air mata. Termasuk air mataku, tak lain karena satu rumah 6 orang harus isolasi.

Lontong Opor dari Bupati Pengobat Rindu

Kabar menggembirakan saat rombongan Bupati Pati Haryanto akan berkunjung ke Ruang Wijaya Kusuma memberikan dukungan moril. Syukur alhamdulillah kita semua dapat bingkisan lontong opor khas idul fitri.

Kami pun sempat disapa orang nomor 1 di Kabupaten Pati itu. Meski hanya melambaikan tangan. Tapi yang pasti, itu sangat berarti bagi kami yang sedang kondisi terbatas. Setidaknya kami mendapatkan perhatian dan bisa merayakan lebaran. Terimakasih Pak Bupati Haryanto. Semoga pandemi segera berlalu. Aamiin. (*)

Baca Juga :

Komentar

Berita Terkait