oleh

3 Kecamatan di Blora Berstatus Zona Merah

Blora, Mitrapost.com Data kasus Covid-19 di Kabupaten Blora per hari Kamis (27/5/2021) terdapat 6.908 kasus positif Covid-19.

Jumlah tersebut dengan rincian sebanyak 20 orang dirawat di rumah sakit serta 135 orang menjalani isolasi mandiri.

Pbb - Mitrapost.com

Banner Bphtb - Mitrapost.com

Pemeriksaan swab test telah yang telah dilakukan sebanyak 27.977 orang. Berdasarkan zonasi, tiga kecamatan masuk kategori zona merah (risiko tinggi), yakni kecamatan Randublatung, Cepu dan Blora.

Berikutnya, sembilan kecamatan zona kuning (risiko rendah), yakni kecamatan Todanan, Japah, Ngawen, Tunjungan, Banjarejo, Jepon, Bogorejo, Jiken dan Kradenan.

Selanjutnya, empat kecamatan berzona orange (risiko sedang), yakni kecamatan Kunduran, Jati, Kedungtuban dan Sambong.

Baca juga: Remisi Khusus Hari Raya Waisak, Diharapkan Jadi Stimulus Berkelakuan Baik

Baca Juga :   Warga RSS Sidokerto Kembali Dites Covid-19 Awal Pekan Depan

Pemerintah Kabupaten Blora terus melakukan upaya dan menyampaikan imbauan kepada warga masyarakat untuk disiplin menerapkan protokol kesahatan Covid-19. Vaksinasi Covid-19 juga terus dilaksanakan untuk warga masyarakat.

“Peta zonasi risiko persebaran per kecamatan tersebut diharapkan dapat memberikan informasi kepada masyarakat untuk saling mengingatkan,” kata Plt Kadinkes Blora Edy Widayat, S.Pd, M.Kes,MH, di Blora, Kamis (27/5/2021).

Disamping itu angka persebaran diharapkan dapat dijadikan kewaspadaan bersama. Pasalnya, pasca lebaran Idulfitri penyebaran kasus Covid-19 mengalami peningkatan di sejumlah daerah. Salah satunya di Kabupaten Kudus.

Semua masyarakat di Blora diimbau supaya tetap waspada dan tidak panik, tetap mengikuti arahan Pemkab Blora tentang protokol kesehatan Covid-19 agar aman.

Baca Juga :   Dindukcapil Blora Bakal Buka Layanan Keliling Jelang Ramadan

“Yaitu mengurangi keluar rumah bila tidak penting, mengurangi berkumpul dengan banyak orang, memakai masker, rajin melakukan cuci tangan pakai sabun dengan air mengalir, mengurangi mobilitas, meningkatkan stamina tubuh dengan perilaku hidup bersih dan sehat. Waspada klaster keluarga,” jelasnya. (*)

Baca juga: Covid-19 di Kudus Meningkat, Pasien Serbu Rumah Sakit Pati

 

Jangan lupa kunjungi media sosial kami, di facebook, twitter dan instagram

Redaktur: Ulfa PS

 

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

 

Diskominfo Pati Gelar Pertunjukan Ketoprak Virtual Dalam Upaya Tekan Peredaran Rokok Ilegal

Komentar

Berita Terkait