oleh

Minat Konsumen Tinggi, Harga Telur Lokal Mengalami Kenaikan Sejak Idulfitri

anda ingin cepat kaya kerja sambil jalan - jalan di luar negeri? dan dapatkan gaji jutaan rupiah!! hubungi 0821-3869-9954

Pati, Mitrapost.com – Berdasarkan catatan Dinas Pertanian dan Peternakan (Dispertan) Kabupaten Pati, harga telur ayam mengalami kenaikan sejak Idulfitri.

Berdasarkan laporan yang diterima Petugas Analisis Pasar Hasil Pertanian APHP Dispertan Pati, harga telur ayam di tingkat pengecer kini mencapai Rp24.000 sampai dengan Rp25.000 per kilogram. Padahal sebelumnya, harga telur ayam di tingkat pengecer hanya Rp21.600 per kilogram.

“Kenaikan tersebut ditemukan di Pasar Puri. Kami menganalisa terjadi kenaikan 16% harga telur ayam di tingkat pengecer,” ungkap Petugas Fungsional APHP, Rusmilah.

Baca juga: Pulihkan Lahan, Dispertan Tekankan Batas Pemakaian Pupuk Kimia

Menurut Rusmilah, kenaikan harga telur ayam bukan hanya terjadi di tingkat pengecer. Akan tetapi terjadi pula di tingkat peternak. Dirinya menyebut jika kenaikan harga telur ayam pascaidulfitri di tingkat peternak mencapai 15%.

Baca Juga :   Dispertan Pati Punya Kepala Dinas dan Kasi Pengembangan SDM Pertanian Baru

“Semula harganya Rp19.000, kini mencapai Rp22.000 sampai dengan Rp22.500 per kilogram,” ujarnya.

Di sisi lain, menurut pedagang telur ayam di Pasar Puri, Hanik mengatakan kenaikan harga telur ayam di pasar disebabkan karena banyaknya orang mengadakan hajatan di bulan Syawal.

“Banyak acara mantu dan khitanan seusai lebaran menyebabkan banyaknya pembeli telur,” ujarnya.

Baca juga: Video :Dispertan Pati Gelar Bimtek BPP Kostratani Proyek IPDMIP 2021

Lebih lanjut, Kabid Peternakan Dispertan Kabupaten Pati, Andi Hirawadi menyampaikan kenaikan harga telur ayam disebabkan karena kebutuhan telur lokal hanya mampu mencukupi 30% kebutuhan konsumen dan Program Keluarga Harapan (PKH).

Sedangkan, 70% telur ayam di Kabupaten Pati masih disuplai dari Blitar dan Kediri. Pasalnya masyarakat lebih berminat mengonsumsi telur lokal dari peternak Kabupaten Pati lantaran kulaitas telur lebih bagus

Baca Juga :   Ketua RT/RW Terancam Tak Terima Insentif Tahun Ini

“Pasokan telur lokal tetap ketika kebutuhan akan telur lokal meningkat, jadinya harga naik,” ujarnya. (Adv)

Baca juga: 

Jangan lupa kunjungi media sosial kami, di facebook, twitter dan instagram

Redaktur: Atik Zuliati

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mitrapost.com  di Googlenews. silahkan Klik Tautan https://bit.ly/googlenewsmitrapost dan jangan lupa tekan tombol "Mengikuti"

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

 

Video Viral

Komentar