Pati, Mitrapost.com – Pos Pelayanan Teknologi Desa (Posyantekdes) Tambahmulyo, Kecamatan Gabus mengoptimalkan Tempat Penampungan dan Pemilahan Sampah (TPS) 3R (Reduce, Reuse, and Recycle) untuk mengolah sampah organik menjadi pupuk organik. Pupuk tersebut berupa Pupuk Organik Cair (POC) dan Pupuk Organik Granul atau Padat (POG).
Pernyataan tersebut dilontarkan oleh Sutrimo selaku Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Usaha Jaya. Dia juga merupakan penggerak pengelola sampah di Desa Tambahmulyo.
Upaya tersebut dilakukannya sebagai bentuk kepedulian membantu kebutuhan petani dalam penyediaan pupuk, terutama pupuk organik.
Baca Juga: Gapoktan Usaha Jaya Berupaya Dapat Surat Ijin Edar
Pihaknya tidak hanya mengolah pupuk organik, tetapi pihaknya juga mengolah pupuk non organik supaya mampu dimanfaatkan sebagai barang yang memiliki nilai jual.
“Kami menampung sampah-sampah organik yang ada di rumahan. Kemudian kami olah dengan kami cacah dengan alat yang kami miliki. Selanjutnya, kami olah menjadi pupuk,” imbuh Sutrimo saat dihubungi Mitrapost.com, Senin (28/6/2021).
Posyantekdes Tambah Makmur dan Gapoktan Usaha Jaya merupakan dua organisasi yang bermukim di Desa Tambahmulyo, Gabus.
Baca Juga: Berbagai Stakeholder Support Pemasaran Beras Organik Gapoktan Usaha Jaya
Mereka memiliki ketua yang sama, sehingga program-programnya saling bersinergi. Sutrimo berkomitmen akan mengoptimalkan pengelolaan sampah organik dengan pos Pusat Daur Ulang (PDU) sampah yang sebentar lagi akan tuntas pembangunannya.
Perlu diketahui, Posyantekdes Tambah Makmur telah memperoleh bantuan sarana dan prasarana kelola sampah dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pati.
Menurut Kepala DLH Kabupaten Pati, Purwadi pihaknya memberikan bantuan berupa mesin pencacah daun, mesin pencacah plastik, mesin pengayak sampah, dan mesin pemilah sampah.
Hal tersebut dilakukan sebagai wujud apresiasi kepada Pemerintah Desa (Pemdes) maupun kelompok masyarakat Desa Tambahmulyo yang sangat aktif melakukan upaya pengendalian sampah. (*)
Baca Juga:
- Wujudkan Ketahanan Pangan Nasional, Dispertan Beri Dukungan Kepada Gapoktan
- Minim Risiko Gagal Panen, Petani Jakenan Tak Ikut Asuransi di Musim Kemarau
- Dispertan Pati Ajak Petani Terapkan Penanaman Jajar Legowo 2:1
Jangan lupa kunjungi media sosial kami, di facebook, twitter dan instagram
Redaktur: Mila Candra






