oleh

PPKM Darurat Berjalan 12 Hari, Satpol PP Pati Keruk Denda Rp20 Juta

Pati, Mitrapost.com – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Pati sudah mengumpulkan Rp20 juta selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat yang telah berjalan 12 hari.

Jumlah denda tersebut termasuk yang terbanyak dibandingkan bulan-bulan sebelumnya. Sebelumnya,  selama enam bulan Satpol PP Kabupaten Pati hanya mampu mengumpulkan Rp59,1 juta atau rata-rata dalam sebulan Rp10 juta.

Bpkad Pati

“Sampai saat ini tahun 2021 kita sudah mendapatkan Rp79 juta sekian dari denda itu. Semester pertama itu sekitar Rp59,1 juta. Berarti bulan Juli ada sekitar Rp20 juta,” ujar Kasatpol PP Kabupaten Pati Sugiyono saat ditemui awak media di Gedung DPRD Kabupaten Pati, Kamis (15/7/2021).

Sugiyono mengungkapkan, denda-denda ini dari masyarakat yang melanggar protokol kesehatan di masa pendemi Covid-19. Diantaranya badan usaha, masyarakat sipil dan aparatur sipil negara (ASN).

Baca Juga :   Polsek Juwana Ciduk Pemuda Asal Jepara Saat Transaksi Pil Koplo

Untuk badan usaha dikenai denda Rp1 juta, masyarakat terkena denda Rp100 ribu dan ASN disanksi denda Rp300 ribu.

“Kemudian kebanyakan masyarakat yang tak pakai masker, pelaku usaha yang melanggar prokes. Termasuk kemarin ada karaoke dan 25 orang kita jaring. Tiga pengelola masuk tipiring. Pengunjung dan pemandu lagu,” kata Sugiyono.

Dana dari denda ini diserahkan ke kas daerah dan menjadi pendapatan asli daerah (PAD) tambahan. Meskipun demikian, ia berharap pihaknya tidak mendenda masyarakat lagi. Dalam artian, masyarakat sudah patuh dengan protokol kesehatan.

“Dananya masuk kas daerah. Jangan sampai masyarakat kita denda jadi memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan,” katanya.

Selain memberikan sanksi denda, pelanggar protokol kesehatan juga dapat dikenai sanksi sosial seperti menyapu tempat umum dan lainnya.

Baca Juga :   Innalillahi, Bidan di Pati Meninggal ketika Isoman

“Kami tugasnya kan menegakkan. Menegakkan peraturan daerah, menegaskan Ingub menegakkan kebijakan Bupati kemudian menegakkan instruksi dari atas,” tandasnya. (*)

 

Jangan lupa kunjungi media sosial kami, di facebook, twitter dan instagram

Redaktur: Atik Zuliati

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

 

Diskominfo Pati Gelar Pertunjukan Ketoprak Virtual Dalam Upaya Tekan Peredaran Rokok Ilegal

Komentar

Berita Terkait