oleh

Bersarang di Pekarangan Warga, Ular Piton Sepanjang 3,5 Meter Dievakuasi

Pati, Mitrapost.com – Lantaran khawatir mengganggu keamanan warga, ular piton sepanjang 3,5 meter dievakuasi oleh Damkar Satpol PP Kabupaten Pati pada Kamis (12/8/2021) sore kemarin.

Kabid Damkar (Pemadam Kebakaran) dan Linmas Mirza Nur Hidayat menceritakan, pada pukul 17.35 WIB, pihaknya mendapatkan laporan warga terkait adanya ular yang berada di salah satu pekarangan warga, Desa Winong, Kecamatan Pati Kota.

Pbb - Mitrapost.com

Banner Bphtb - Mitrapost.com

“Kami menerima laporan jam 17.35 WIB. Dari seorang warga Perumahan Winong RT 05 RW 02, Suwono (55) yang melaporkan bahwa diduga ada benda mirip ular. Setelah dipastikan itu memang ular beneran. Kemudian warga memanggil Damkar Pati,” ujar Mirza saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (13/8/2021).

Baca Juga :   RUU Minol Sedang Dikaji, Begini Komentar Perwakilan Umat Kristen Pati

Setelah itu, pihaknya mengirimkan tim spesialis pawang ular dari Damkar Satpol PP Kabupaten Pati. Ketika sampai dilokasi, pihaknya menemukan ular jenis piton dengan panjang sekitar 3,5 meter dan berbobot 30 kg.

Selain itu, pihaknya juga menemukan 24 butir telur ular yang siap menetas. “Kita ada satu tim pawang ular. Kemudian ular itu dievakuasi, dikeluarkan dari sarangnya yang berada di salah satu pekarangan warga. Ternyata cukup panjang, 3,5 meter dengan bobot diperkirakan 30 kg dengan 24 butir telur yang siap menetas,” tuturnya.

Selanjutnya, pihaknya membawa ular tersebut ke Markas Komando (Mako) Damkar Pati untuk diberikan penanganan. Lantaran Damkar Pati tidak berwenang memelihara ular, pihaknya mencoba berembuk untuk menentukan nasib ular ini.

Baca Juga :   Safin: Embung Bisa Tingkatkan Taraf Ekonomi Masyarakat

“Ular piton kita evakuasi pada pukul 18.00 WIB dan kita bawa ke Mako Damkar Pati. Teman-teman berkomunikasi dengan Kasi Damkar kami, Pak Wahyu mendiskusikan ditaruh mana ular ini sebaiknya,” katanya.

Pihaknya pun memutuskan untuk menyerahkan ular ini kepada pecinta ular agar dipelihara dengan baik. “Biasanya dibunuh atau kadang kami tempatkan ke Bonbin TPA, namun ternyata titipan kita yang terdahulu tidak terawat dan meninggal. Kemudian diputuskan untuk diserahkan ke pecinta satwa liar di Gabus,” tandasnya. (*)

 

Jangan lupa kunjungi media sosial kami, di facebook, twitter dan instagram

Redaktur: Atik Zuliati

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

 

Diskominfo Pati Gelar Pertunjukan Ketoprak Virtual Dalam Upaya Tekan Peredaran Rokok Ilegal

Komentar

Berita Terkait