oleh

Nelayan Pati Harapkan Pembinaan dari Pemerintah

anda ingin cepat kaya kerja sambil jalan - jalan di luar negeri? dan dapatkan gaji jutaan rupiah!! hubungi 0821-3869-9954

Pati, Mitrapost.com – Sering menemui rasa was-was ketika melaut, nelayan Pati berharap tidak terus-menerus mendapat perlakuan represif dari pihak aparat keamanan laut.

Pasalnya, kini nelayan tengah menghadapi situasi yang serba sulit dalam melakukan penangkapan ikan di lautan. Kondisi tersebut dikarenakan adanya berbagai macam faktor. Faktor-faktor tersebut sebagaimana disampaikan oleh Ketua Paguyuban Nelayan Mina Santosa asal Desa Bendar, Juwana.

Ia menyebut adanya pelarangan cantrang, kondisi suhu di laut yang rendah, terbatasnya Wilayah Pengelolaan Peikanan (WPP), harga ikan menurun akibat pandemi Covid-19, belum jelasnya Surat Ijin Penangkapa Ikan (SIPI), dan belum jelasnya ketetapan Pungutan Hasil Perikanan (PHP). Ditambah lagi dengan ketidakjelasan peraturan mengenai Surat Keterangan Melaut (SKM).

Baca Juga :   News Grafis : Perusahaan Besar Diharapkan Dongkrak Ekonomi Pati

Pemerintah melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) perlu lebih pro-aktif dalam meninjau kondisi para nelayan sebagaimana pelaku ekonomi yang berada di level bawah. Sehingga hak-hak nelayan dapat diwadahi dengan baik.

Selain itu, ia tidak ingin adanya miskoordinasi antar elemen lembaga pemerintah dalam meninjau aktivitas nelayan di laut. Terutama pihak KKP, Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP), Kesatuan Polisi Air Udara (Satpolairud), Badan Keamanan Laut (Bakamla), Ditjen Pengawasan Sumberdaya Kelautan dan Perikanan (PSDKP), dan Kementrian Perhubungan (Kemenhub).

Disamping itu, perlunya bentuk toleransi kepada nelayan saat melaut agar tidak dipersulit secara administrasi. Apalagi adanya tindakan-tindakan yang memungkinkan terjadinya represifitas kepada para nelayan.

“Kami berharap pemerintah dapat memberikan bentuk kemudahan-kemudahan bagi nelayan dalam melaut demi mencari nafkah. Dan, jika terjadi kesalahpahaman di perairan, hendaknya pemerintah melakukan pembinaan kepada kami. Jangan asal main tarik, lalu dibinasakan,” ujar Heri.

Baca Juga :   Banyak Pasien Covid-19 Isoman, Permintaan Vitamin di Pati Meningkat

Heri pun berpesan kepada nelayan supaya berhati-hati saat melaut. Demi menjaga keamanan, hendaknya perlu mematuhi segala peraturan KKP yang berlaku.

Di tempat yang berbeda, Kepala Bidang (Kabid) Perikanan Tangkap DKP Kabupaten Pati, Soleh mendorong kepada Pemerintah Pusat supaya nelayan diberikan kemudahan dalam melakukan penangkapan ikan. Ia menginginkan supaya nelayan dan pemerintah saling bersinergi menjaga aset kemaritiman Indonesia. (*)

 

Jangan lupa kunjungi media sosial kami, di facebook, twitter dan instagram

Redaktur: Mila Candra

Komentar