oleh

Kenalkan Budaya Sejak Dini, 65 Sekolah di Pati Digembleng Kesenian

anda ingin cepat kaya kerja sambil jalan - jalan di luar negeri? dan dapatkan gaji jutaan rupiah!! hubungi 0821-3869-9954

Pati, Mitrapost.com – Sebanyak 65 sekolahan di Kabupaten Pati masuk radar Gerakan Seni Masuk Sekolah (GSMS). Puluhan sekolah ini dari tingkat SD hingga tingkat SMP.

Sejak bulan Juli lalu, siswa digembleng kesenian. Mereka dikenalkan berbagai macam kesenian yang ada di Kabupaten Pati dan daerah lainnya. Masing-masing sekolah memiliki pertunjukan yang berbeda-beda.

Salah satu sekolahan yang masuk radar GSMS adalah SMPN 3 Juwana. Terlihat beberapa siswa memainkan alat musik tradisional di halaman sekolahan. Ada yang memainkan kenong, ada pula yang bermain kolintang. Kemudian salah satu guru pemandu memainkan gendang. Mereka pun dilatih dua kali selama sepekan.

“Latihan di SMPN 3 ini sejak kurang lebih dua bulanan. Mereka saat ini sudah terlihat mahir. Latihannya rutin. Tiap Selasa dan Kamis. Programnya itu ada 28 kali pertemuan. latihannya tetap protokol kesehatan,” kata Kepala Sekolah SMPN 3 Juwana, Sutrisno ketika ditemui pada akhir September.

Baca Juga :   DPUTR Pati Anggarkan 200 Juta untuk Tambal Jalan Berlubang

SMPN 3 Juwana mengambil bidang kesenian ketoprak, dengan lakon Sunan Kalijaga.

Rencananya, pada Oktober akhir atau awal November, akan ada pementasan virtual. Kegiatan itu diselenggarakan di Sanggar Kegiatan Bersama (SKB) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Pati.

“Selama GSMS ini, setiap hari ada lima kesenian yang diperagakan. Dengan pementasan daring. Nanti, finish-nya November hingga pertengahan Desember. Itupun kalau tidak ada halangan. Akhir tahun sekalian tutup buku dan pelaporan,” tambahnya.

Tujuan GSMS ini adalah untuk mensosialisasikan kesenian. Tak hanya dalam bentuk teoritis, akan tetapi langsung bisa mempraktekkan. Dimaksudkan agar generasi muda mengenal budaya sejak dini, sehingga tidak lupa akan budaya asli Indonesia khususnya Kabupaten Pati.

Baca Juga :   Selama Pandemi Penerimaan Jasa Raharja Cabang Pati Menurun

“dari yang belum bisa menjadi bisa. Belum mengenal menjadi kenal. Semula penonton sekarang jadi ditonton,” tuturya.

Harapannya dengan adanya GSMS ini, anak-anak semakin melek dengan seni. Mulai dari jenis seni hingga melestarikannya. “Untuk berbangsa dan bernegara membangun karakter pendidikan. Tentunya, dunia kesenian,” pungkasnya. (*)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mitrapost.com  di Googlenews. silahkan Klik Tautan https://bit.ly/googlenewsmitrapost dan jangan lupa tekan tombol "Mengikuti"

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

 

Video Viral

Komentar