oleh

Ratusan Petani Bersenjata Tajam Datangi Perusahaan Sawit

Mitrapost.com – Ratusan petani plasma bersenjata tajam mendatangi perusahaan sawit PT Wahana Karya Sejahtera Mandiri (WKSM) Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat, Selasa (9/11/2021). Mereka protes atas kasus sengketa lahan sawit yang menimbulkan kerugian.

Mereka membawa parang dan menuntut pihak perusahaan sawit agar menyelesaikan persoalan adanya kelompok tani fiktif yang mengaku punya lahan dan mendapatkan hasil panen sawit. Pasalnya petani plasma merasa dirugikan.

Dalam aksi protes tersebut, seorang anggota petani plasma juga mendesak pihak perusahaan agar membebaskan rekan mereka yang dituduh mencuri buah sawit. Padahal mereka memanen buah sawit di lokasinya sendiri.

Akibat dari tuntutan itu suasana sempat tegang. Untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan aparat bersenjata laras panjang disiagakan menenangkan petani yang sudah mulai panas.

Baca Juga :   Temuan Pesan Terakhir Pemuda Sebelum Ditemukan Meninggal di Kamar Kos Sleman

Suasana kembali kondusif usai pihak perusahaan menyetujui pembentukan tim verifikasi kelompok tani yang ada dalam perusahaan tersebut.

Menurut salah satu ketua kelompok tani, Agus Rambalangi, aksi protes yang mereka lakukan ini dipicu akibat adanya kelompok fiktif yang ada di kelompok petani plasma.

“Akibat adanya kelompok fiktif tersebut pendapatan petani plasma sangat rendah. Hal itu dipicu akibat pendapatan mereka dibagi kepada kelompok tani fiktif yang tidak ada lahannya,” tandasnya.

Menurutnya, dengan verfikasi kelompk yang dibentuk pihak perusahaan bersama petani plasma, maka diharapkan tidak ada lagi kelompok fiktif dan pendapatan petani plasma lebih meningkat.

Menurut Kepala Sosial Security Legal PT WKSM, Philip, pihak PT WKSM tidak berhubungan langsung dengan kelompok tani. Pihak WKSM hanya berhubungan dengan koperasi yang menaungi kelompok tani.

Baca Juga :   Pria Ditembak 5 Kali oleh Polisi Hingga Kritis

“Kami dari perusahaan, hanya berkoordinasi dengan koperasi yang menaungi kelompok tani. Namun, jika pihak kelompok tani membentuk tim untuk verifikasi kelompok tani yang ada, maka kami dukung,” jelas Philip saat dihubungi usai aksi protes. (*)

 

Artikel ini telah tayang di tvonenews.com dengan judul “Ratusan Petani Bersenjata Tajam Geruduk Perusahaan Sawit. Protes Merugi”.

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

 

Komentar

Berita Terkait