oleh

Tim Densus 88 Anti-Teror Terus Lemahkan Pergerakan Kelompok Teroris Jamaah Islamiyah

Mitrapost.com – Tim Densus 99 Anti-Teror Polri terus melemahkan pergerakan dari kelompok teroris Jamaah Islamiyah (JI).

Tim Densus juga tengah fokus untuk memburu otak dari kelompok tersebut. Sebab, anggota JI termasuk pelaku pengeboman yang kerap melakukan aksi atas perintah dari otak kelompok JI tersebut.

“Kami sudah makin naik ke atas, sudah jauh dari yang kemarin tangannya berlumuran darah, yang bagian meledak atau menyerang. Sekarang kami naik ke bagian atas yakni otaknya, juga untuk mengulik strategi pendanaan dan sebagainya,” kata Kabagbanops Densus 88 Anti-teror Polri, Kombes Pol Aswin Siregar, Jumat (26/11/2021).

Aswin menerangkan saat ini tim Densus sedang berupaya mengikis serta melemahkan pergerakan kelompok JI. Walaupun membutuhkan waktu yang cukup lama, lantaran kelompok ini terus mengembangkan organisasinya.

Baca Juga :   Kunjungan Ke Papua, Ganjar Bahas Radio, PON Hingga Ekonomi Kreatif di Papua

Selain itu, dalam proses pengembangan kelompok, JI juga kerap melakukan kegiatan pendanaan resmi baik di sektor pendidikan hingga bantuan untuk negara Suriah.

“Sehingga tidak kelihatan (untuk pendanaan terorisme), padahal itu merupakan bagian dari strategi mereka untuk meraih simpati masyarakat,” lanjutnya.

Lebih lanjut, Aswin pun mengungkap rasa prihatinnya atas stigma masyarakat yang menyebut kelompok Densus 88 Anti-teror ini mengkriminalisasi ulama, lantaran beberapa waktu lalu terdapat sejumlah tokoh agama yang ditangkap.

Ia kemudian menegaskan bahwa penangkapan yang dilakukan tim Densus 88 sesuai dengan bukti yang cukup.

“Tidak ada tindakan kami yang tidak sesuai dengan bukti-bukti yang cukup,” tukas Aswin. (*)

Komentar

Berita Terkait