oleh

Seorang Pegawai Bawa Kabur Uang Perusahaan Rp12 Juta

Surabaya, Mitrapost.com – Unit Reskrim Polsek Sukolilo, Kota Surabaya berhasil menangkap pegawai perusahaan pembiayaan CV Jaya Abadi lantaran diduga menggelapkan uang belasan juta rupiah.

Pelaku berinisial TA warga asal Semanding, Kabupaten Tuban itu tidak menyetorkan uang hasil penagihan dari debitur ke perusahaannya.

Kapolsek Sukolilo, AKP Muhammad Sholeh mengatakan perbuatan pelaku yang merugikan perusahaannya itu dilakukan sejak Februari-Mei 2021.

“Perusahaan tahu merugi saat melakukan audit. Total ada Rp 12 juta yang didapat dari tagihan konsumen tidak disetorkan,” ujar Sholeh, Selasa (30/11/2021).

Setelah aksinya ketahuan, pelaku kabur ke Nusa Tenggara Timur menghabiskan uang perusahaannya.

“Pelaku buron sejak tujuh bulan lalu. Jadi, kabur pada Mei 2021 saat ketahuan perusahaan,” ujarnya.

Baca Juga :   29 Gadis Dijadikan Jasa Prostitusi, Sekali Kencan Hanya Rp 200 Ribu

Akhirnya keberadaannya diketahui di Tuban pada Sabtu (27/11/2021) siang.

Dalam operasi itu, Tim Opsnal Polsek Sukolilo dipimpin Kanit Reskrim Iptu Zainul Abidin berangkat melakukan penangkapan.

“Saat kami amankan, statusnya masih saksi sebagaimana tercantum dalam surat pemanggilannya, lalu dipulangkan. Kemudian, kami dapat informasi kalau dia kabur lagi ke NTT,” ungkapnya.

Polisi pun segera memburu pelaku yang hendak berangkat melalui jalur udara di Bandara Internasional Juanda.

“Dia sudah beli tiket dan mau berangkat. Waktu kami amankan untuk kedua kalinya, statusnya sudah tersangka,” ucap dia. Dari hasil pemeriksaan, pelaku mengaku uang hasil penggelapan digunakan menghidupi kebutuhan sehari-hari dan bersenang-senang di NTT.

“Dari pengakuan tersangka, uangnya dibuat kebutuhan hidup saat sama berfoya-foya di sana,” tandas Sholeh. (*)

Baca Juga :   Kompetisi Liga Resmi Ditunda Tahun Ini, Begini Sikap PS HW Jatim

 

 

Artikel ini telah tayang di jpnn.com dengan judul “Debt Collector di Surabaya Curi Uang Perusahaan Rp 12 Juta Buat Foya-foya.”

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

 

Komentar

Berita Terkait