Pati, Mitrapost.com – Berdasarkan data dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Kabupaten Pati per tanggal 8 Desember 2021, perkembangan Kebutuhan Pokok Masyarakat (Kepokmas) di pasar rakyat wilayah Kota Bumi Mina Tani untuk Komoditas daging ayam broiler dan kacang tanah mengalami kenaikan.
Hal ini disampaikan Kepala Disdagperin Kabupaten Pati, Hadi Santosa. Ia mengatakan, harga daging ayam broiler dan kacang tanah mengalami kenaikan dalam kurun waktu tiga hari ini.
“Kami telah melakukan pemantauan perkembangan harga kepokmas di pasar rakyat wilayah Kabupaten Pati untuk komoditas yang mengalami kenaikan harga adalah daging ayam broiler dan kacang tanah. Harga tersebut naik dalam kurun waktu tiga hari ini. Saat tanggal 6 Desember harga tersebut belum mengalami kenaikan,” katanya kepada Mitrapost.com melalui pesan singkat, Kamis (9/12/2021).
Ia melanjutkan, harga daging ayam broiler mengalami kenaikan sebesar 2,94 persen dari harga Rp33.000 per kilogram menjadi Rp34.000 per kilogram. Sedangkan harga kacang tanah mengalami kenaikan sebesar 3,57 persen dari harga Rp27.000 per kilogram menjadi Rp28.000 per kilogram.
“kenaikan harga daging ayam broiler dan kacang tanah disebabkan permintaan meningkat menjelang hari natal dan tahun baru (Nataru),” jelasnya.
Kemudian ia menegaskan, harga tersebut masih dibawah lima persen dan termasuk dalam kategori yang masih wajar. Sehingga masyarakat tidak perlu khawatir mengenai kenaikan harga kepokmas.
“Harga komoditas yang lain cenderung stabil dan ketersediaan bahan kebutuhan pokok masyarakat sangat aman,” paparnya.
Lebih lanjut, Disdagperin Kabupaten Pati melakukan pemantauan secara rutin setiap hari Senin dan Rabu untuk mengetahui perkembangan harga bahan pokok di pasar tradisional.
“Kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan harga kepokmas secara harian sebagai bahan penyusunan tingkat inflasi daerah,” ucapnya. (*)

Wartawan Mitrapost.com






