Proses Pencarian Korban Hanyut di Sungai Tayu Dihentikan

Pati, Mitrapost.com – Proses pencarian seorang warga Desa Keboromo, RT 03 RW 02 Kecamatan Tayu atas nama Ulin Nuha terpaksa dihentikan, Jumat (11/2/2022). Hal itu dikarenakan proses pencarian sudah berjalan selama satu minggu dan belum membuahkan hasil.

Sebelumnya diberitakan bahwa Ulin Nuha hanyut dan terseret banjir saat hendak menanam pohon pisang di bantaran Sungai Terok turut Desa Bulungan, Kecamatan Tayu. Hingga hari terakhir usaha pencarian, setidaknya telah terlibat sebanyak 67 personel yang terdiri dari BASARNAS, BPBD, relawan Tunggul Wulung dan Polsek Tayu, Koramil Tayu dan Satpol Airud.

Kapolsek Tayu, Iptu Aris Pristianto mengatakan jika dalam waktu tujuh hari pencarian korban hilang tidak membuahkan hasil maka terpaksa dihentikan.

Namun, ia menegaskan jika penghentian pencarian ini tidak dilakukan secara sepihak melainkan sudah dimusyawarahkan dengan pihak keluarga korban.

“Hari ini sudah hari ke-7, sesuai SOP dari BASARNAS, BPBD, relawan Tunggul Wulung dan Polsek Tayu serta Koramil Tayu dan Satpol Air untuk pencarian dihentikan. Dan sudah kesepakatan dengan pihak keluarga juga,” ujar Kapolsek Tayu saat diwawancarai awak media, Jumat (11/2/2022).

Iptu Aris mengaku pencarian korban sudah dilakukan hingga wilayah perairan laut Rembang selama tiga hari, namun sang korban tak juga ditemukan. “Kemarin tiga hari dilakukan pencarian hingga ke laut Kragan, Rembang, namun belum ditemukan,” tambahnya.

Aris juga mengatakan, dalam proses pencarian tim gabungan banyak menjumpai kendala. Pasalnya. titik hanyut sungai di Desa Kalikalong Kecamatan Tayu diketahui memiliki aliran air yang deras. Selain itu, dalam beberapa hari terakhir sering terjadi hujan intensitas tinggi sehingga menghalangi proses pencarian. (*)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mitrapost.com  di Google News. silahkan Klik Tautan dan jangan lupa tekan tombol "Mengikuti"

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

Video Viral

Kamarkos
Pojoke Pati