Selama 2021, Produksi Durian Rembang Hasilkan Rp9 Miliar

Rembang, Mitrapost.com – Kabupaten Rembang raih keuntungan besar dari komoditas durian varietas lokal. Selama tahun 2021, Dinas Pertanian dan Pangan (Dintanpan) Kabupaten Rembang mampu meraih hasil Rp 9 miliar.

Angka itu terhitung dari produksi 5.807 kwintal dikalikan dengan harga rata-rata Rp 50 ribu.

Kepala Dintanpan Kabupaten Rembang, Agus Iwan Haswanto menjelaskan perputaran Rp 9 miliar itu dikalkulasi dari petani hingga konsumen.

“Itu asumsi perputaran ekonomi, dari pemilik pohon ke pengepul, ke pengecer maupun ke konsumen langsung. Ini kan potensi luar biasa,“ ungkap Agus, Senin (14/2/2022).

Pihaknya akan terus mengupayakan penambahan angka untuk tahun ini. Pihaknya juga akan menyediakan kawasan sentra durian untuk budidaya sektor perkebunan durian di Kabupaten Rembang.

Agus menambahkan selama ini daerah yang terkenal memiliki potensi buah durian yakni Kecamatan Lasem dan Pancur. Namun lebih dari itu, kecamatan lain, seperti Sluke, Sedan, Gunem, Kragan, Sale maupun Kecamatan Bulu juga memiliki pohon durian, namun belum banyak.

“Total ada 8 kecamatan yang punya potensi. Kalau saat ini yang populasinya masih sedikit-sedikit itu, akan kita dorong menjadi sentra-sentra baru durian,” sebutnya.

Sementara itu Bupati Rembang, Abdul Hafidz menginstruksikan Dintanpan Kabupaten Rembang meningkatkan budidaya sekaligus menggencarkan promosi durian

“Durian punya nilai ekonomi sangat tinggi. Saya mendorong ada kawasan, jadi tidak orang per orang yang penting nanam,” pungkas Hafidz. (*)

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mitrapost.com  di Google News. silahkan Klik Tautan dan jangan lupa tekan tombol "Mengikuti"

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

Video Viral

Kamarkos
Pojoke Pati