Pati, Mitrapost.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pati, mengimbau masyarakat tidak terlampau panik atas kelangkaan minyak goreng yang terjadi di Kabupaten Pati.
Pasalnya, kelangkaan minyak goreng ini diprediksi hanya sementara saja, karena Pemerintah Pusat sudah menyiapkan pasokan stok minyak goreng untuk kebutuhan masyarakat sampai ke Daerah.
“Kondisi saat ini masyarakat masih traumatik tentang kelangkaan minyak goreng, sehingga aksi beli minyak goreng yang heboh ini diharapkan hanya sesaat saja, jangan berkelanjutan,” ujar M. Nur Sukarno Anggota Komisi B DPRD Pati dari Fraksi Golongan Karya (Golkar), saat diwawancarai via telepon Jumat 25/2/22.
“Pemerintah pusat sudah menyiapkan pasokan minyak goreng yang cukup, semoga ketersediaan minyak goreng di pasar rakyat maupun toko modern normal kembali,” imbuhnya.
Kelangkaan minyak goreng di Kabupaten Pati memang menuai banyak kepanikan warga. Pasalnya, minyak goreng ini sudah menjadi kebutuhan pokok bagi keluarga untuk memenuhi kebutuhan hidup.
Melansir dari website Kementerian Perdagangan (Kemendag), sejak 14 Februari, pemerintah sudah menggandakan pasokan minyak goreng Nasional menjadi sebanyak 320 juta liter per bulan.
Hal ini di tegaskan langsung oleh Dirjen Perdagangan Dalam Negeri (PDN). Dari biasanya hanya 10 juta – 11 juta liter per hari, kini menjadi 20 juta liter per hari.
“Sebenarnya produsen minyak goreng dapat dicek produktifitasnya, dan kebutuhan masyarakat juga dihitung penggunaannya, maka akan ketemu bagaimana pemecahan masalah kelangkaan dan kenaikan minyak goreng tersebut,” tandas Sukarno. (*)






