Mitrapost.com – Penyerangan Rusia kepada Ukraina belum berakhir, dalam hal ini Presiden Rusia, Vladimir Putin mendesak militer Ukraina menggulingkan Volodymyr Zelensky sebagai Presiden Ukraina.
Menanggapi hal tersebut, Zlenky menentang dan akan mempertahankan posisinya.
“Kami semua di sini. Militer kami di sini. Warga masyarakat ada di sini. Kami semua di sini membela kemerdekaan kami, negara kami, dan akan tetap seperti ini,” kata Zelensky di luar gedung kepresidenan Ukraina.
Pernyataan ini disampaikannya lantaran Putin mendesak militer Ukraina. Dalam pidatonya melalu televisi pada Jumat (25/2), Putin menggambarkan pemerintah Ukraina sebagai ‘pecandu narkoba’ dan ‘teroris’.
” Ambil kekuasaan di tangan Anda sendiri,” ucap Putin kepada militer Ukraina.
Ia juga menyebut negosiasi akan lebih mudah dengan militer Ukraina daripada dengan presidennya. Dia juga menuding presiden Ukraina tersebut adalah pecandu narkoba.
” Sepertinya akan lebih mudah bagi kami untuk setuju dengan Anda daripada geng pecandu narkoba dan neo-Nazi ini,” tutur dia, merujuk pada kepemimpinan di Kiev yang dipimpin oleh Presiden Volodymyr Zelensky, yang beragama Yahudi.
Sementara itu, Kepala NATO, Jens Stoltenberg menyebut aliasi militer NATO diterjunkan untuk memperkuat pertahanan Ukraina. Diketahui, pasukan NATO diterjunkan di sisi timur Ukraina.
Dikutip dari AFP, pada Sabtu (26/2/20220), diketahui bahwa ribuan tentara NATO saat ini tengah bersiaga di darat, laut, dan udara.
“Sebagai hasilnya mengerahkan elemen Pasukan Respons NATO di darat, di laut dan di udara, termasuk ribuan tentara dan lebih dari 100 jet yang bersiaga tinggi di 30 lokasi,” ujar dia. (*)
Artikel ini telah tayang di Detik News dengan judul “”Jawab Putin soal Penggulingan, Presiden Ukraina Tegaskan Bakal Bertahan!”
Redaksi Mitrapost.com






