Mitrapost.com – Hetifah Sjaifudian, Wakil Ketua Komisi X DPR RI Fraksi Golkar menyebut bahasa Indonesia lebih layak menjadi bahasa ASEAN. Hal ini menanggapi Malaysia yang mengusulkan bahasa Melayu sebagai bahasa kedua di ASEAN.
“Menurut saya, Bahasa Indonesia lebih layak sebagai Bahasa ASEAN,” tutur Hetifah dikutip dari Detik News, pada Jumat (1/4/2022).
Hetifah mengatakan bahwa alasan ia menyampaikan usulan lantaran jumlah penduduk Indonesia lebih banyak daripada negara-negara di Asia Tenggara.
Salah satu alasannya jumlah penduduk Indonesia lebih banyak dari negara di Asia Tenggara.
“Selain jumlah penduduk Indonesia yang jauh lebih banyak, saat ini hanya Indonesia yang menjadi satu-satunya negara G20 di ASEAN,” tutur dia.
Hetifah mengatakan mengapa bahasa Indonesia dapat dikatakan layah untuk menjadi bahasa kedua ASEAN. Hal tersebut dimaksudkan lantaran ekonomi Indonesia dapat maju.
“Selain itu, ekonomi Indonesia sangat berkembang. Jadi, seharusnya bahasa yang digunakan dalam keperluan diplomasi ASEAN adalah Bahasa Indonesia,” tutur Hetifah.
Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) dikatakan dalam hal ini setuju memperkuat bahasa Melayu menjadi bahasa resmi kedua ASEAN. Hal inilah yang diharapkan Perdana Menteri (PM) Malaysia Ismail Sabri Yaakob.
Ismail Sabri Yaakob mengungkapkan bahwa bahasa rumpun Melayu ini digunakan di Indonesia, Malaysia, Thailand Selatan, Brunei Darussalam, Filipina, Singapura, dan etnis Champa di Kamboja.
Sementara itu, Retno Lestari Priansari Marsudi selaku Menteri Luar Negeri RI mengungkapkan bahwa Malaysia baru menyampaikan usulan kepada Indonesia.
“PM Malaysia menyampaikan usulan tersebut, yang tentunya masih memerlukan kajian dan pembahasan lebih lanjut,” tutur Menlu RI Retno Marsudi dikutip dari Detik News, pada Jumat (1/4).
“Kalau dilihat dari sisi penutur (demografi), bahasa Indonesia adalah bahasa dengan penutur terbesar di Asia Tenggara,” tutur Retno. (*)
Artikel ini telah tayang di Detik News dengan judul “Golkar: Bahasa Indonesia Lebih Layak Jadi Bahasa ASEAN”
Redaksi Mitrapost.com






