Masyarakat Pati Punya Keinginan Kuat untuk Takbir Keliling

Pati, Mitrapost.com – Perihal larangan kegiatan takbir keliling pada tahun ini di Kabupaten Pati yang disampaikan oleh Bupati Pati Haryanto melalui Surat Edaran (SE) Nomor 339/1053 pada 16 April lalu menjadi polemik bagi masyarakat.

Dalam SE tersebut disampaikan bahwas berkaitan dengan pencegahan dan guna memutus rantai penyebaran kasus Covid-19 di wilayah Kabupaten Pati, pelaksanaan takbiran pada malam Idul Fitri 1443 H cukup dilakukan di masjid masing-masing dengan menerapkan protokol kesehatan.

Salah satu pihak yang menyoroti pelarangan takbir keliling datang dari Ketua DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Pati, Narso.

Pria yang juga merupakan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati itu mempunyai anggapan bahwa masyarakat Pati mempunyai keinginan yang kuat untuk bisa menggelar takbir keliling.

“Saya rasa karena sudah dua tahun kita tidak melakukan takbir, maka tahun ini masyarakat punya rasa yang kuat untuk bisa melakukan takbir keliling saat ini,” ungkapnya saat dihubungi Mitrapost.com, Senin (18/4/2022).

Ketua Fraksi Nurani Keadilan Rakyat Indonesia (NKRI) DPRD Kabupaten Pati itu juga menambahkan, adanya pandemi Covid-19 menjadi alasan utama kenapa takbir keliling tidak bisa dilaksanakan.

“Masyarakat itu menanti sudah dua tahun untuk bisa takbir keliling, karena sudah selama itu kita dilanda pandemi Covid-19,” imbuh Anggota Komisi D DPRD Kabupaten Pati itu.

Selain itu, beberapa informasi yang beredar melalui sosial media terdapat ajakan untuk tetap menggelar takbir keliling. Bahkan bermunculan pamflet-pamflet  seruan demonstrasi untuk penolakan peniadaan takbir keliling tersebut. (*)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mitrapost.com  di Google News. silahkan Klik Tautan dan jangan lupa tekan tombol "Mengikuti"

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

Video Viral

Kamarkos
Pojoke Pati