oleh

Jelang Idulfitri, Ketersediaan BBM dan LPG Untuk Kota Malang Dipastikan Cukup

anda ingin cepat kaya kerja sambil jalan - jalan di luar negeri? dan dapatkan gaji jutaan rupiah!! hubungi 0821-3869-9954

Malang, Mitrapost.com – Jelang hari raya Idulfitri, ketersediaan Bahan bakar minyak (BBM) dan LPG untuk kota Malang dipastikan mencukupi kebutuhan masyarakat.

Hal tersebut disampaikan oleh Fuel Terminal Manager Malang, Sidhi Pratomo Harja, pada Rabu (27/4/2022). Sedangkan untuk jenis BBM tersebut mulai dari Pertalite hingga Biosolar.

“Dapat kami sampaikan di depo ini sudah aman. Jadi kami punya 10 tangki timbun dengan total kapasitas 7.200 kilo liter, dan ada empat produk yang kami kelola yakni Pertalite, Pertamax, DEX, dan Biosolar,” urainya.

Dengan stok yang melimpah tersebut, maka ia memastikan bahwa stok BBM aka naman selama tiga hari, atau selama hari raya Idulfitri.

“Dengan kapasitas tersebut, stok masih aman selama tiga hari. Ketahanan stok kami ada tiga hari. Kami suplai dari Surabaya menggunakan kereta api yang waktu tempuhnya sekitar enam jam. Jadi dengan stok ini masih sangat cukup menyuplai kebutuhan di Kota Malang,” katanya.

Baca Juga :   Varian Omicron Terdeteksi di Jatim, Malang Kaji Ulang Rencana PTM 100 Persen

Sidhi juga mengungkapkan, dengan mulai dibukanya keran mudik, maka akan terjadi peningkatan kebutuhan BBM.

“Tahun ini dibuka, jadi bisa dipastikan bahwa kebutuhan BBM akan meningkat. Dari proyeksi tadi kami sampaikan untuk produk gasoline mengalami peningkatan 15 persen, LPG 6 persen. Sedangkan untuk gasoil karena ada pembatasan angkutan barang diperkirakan mengalami penurunan. Jadi kami lebih fokuskan ke produk untuk angkutan orang, mobil dan motor,” katanya.

Sehingga untuk mengantisipasi terjadinya peningkatan permintaan, Wali Kota Malang Drs. H. Sutiaji berharap pihak Pertamina untuk meningkatkan cadangan hingga 25 persen.

Pertamina sendiri telah menyiapkan Satgas Ramadan dan Idulfitri (RAFI) 2022 untuk meningkatkan pelayanan akan kebutuhan BBM masyarakat. Satgas RAFI memiliki program SPBU kantong, yakni mobil tangki yang disiagakan di wilayah rawan macet.

Baca Juga :   Terdampak Pandemi, Disnaker PMPTSP Malang Gelar Pelatihan Bagi Pekerja Pabrik Rokok

“Dengan menempatkan SPBU kantong ini, jika ada kebutuhan mendesak maka BBM ini tidak perlu berangkat dari sini. Karena sudah ada standby disana jadi bisa langsung dibongkar ke SPBU. Ini sebagai langkah antisipasi untuk jalur-jalur yang mengalami kemacetan. Jadi stoknya masih relatif aman dengan adanya SPBU kantong ini,” tuturnya.

Selain itu, Pertamina juga menyiapkan KiosK Modular di jalan tol Malang-Surabaya. Untuk memastikan distribusi lancar dan aman, Pertamina juga telah memasang stiker Satgas RAFI di setiap mobil tangki. Selain itu, Pertamina telah berkoordinasi dengan TNI/Polri untuk mendukung kelancaran lalu lintas pada jalur distribusi mobil tangki.

Pertamina juga memiliki layanan tambahan saat Lebaran, yakni adanya layanan antar (motorist). Melalui layanan ini, masyarakat dapat menghubungi call center Pertamina di nomor 135 jika membutuhkan bahan bakar, dan personel SPBU terdekat akan mengantar ke alamat. Saat ini ada tiga SPBU di Kota Malang yang dapat menyediakan layanan antar ini, yakni SPBU Jl. Ciliwung, SPBU Jl. Langsep, dan SPBU Tlogomas.

Baca Juga :   Presiden Jokowi Kunjungi Gresik untuk Serap Aspirasi Nelayan

Pertamina juga melakukan persiapan menggelar operasi pasar LPG 3 kilogram, jika terjadi gejolak kebutuhan dan harga LPG naik subsidi maupun nonsubsidi. Pertamina akan melakukan koordinasi dengan Pemkot Malang untuk dapat melakukan operasi pasar di kantor kecamatan maupun kelurahan. (*)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mitrapost.com  di Googlenews. silahkan Klik Tautan https://bit.ly/googlenewsmitrapost dan jangan lupa tekan tombol "Mengikuti"

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

 

Video Viral

Komentar