oleh

Pemkab Batang Imbau Masyarakat Tidak Gelar Takbir Keliling

anda ingin cepat kaya kerja sambil jalan - jalan di luar negeri? dan dapatkan gaji jutaan rupiah!! hubungi 0821-3869-9954

Batang, Mitrapost.com – Pemerintah kabupaten Batang mengimbau masyarakat untuk tidak menggelar takbir keliling.

Hal tersebut dilakukan guna menghindari Kembali merebaknya kasus Covid-19, dan juga masalah sosial lainnya.

Masyarakat pun diimbau untuk merayakan takbir di masjid atau masala. Sebagaimana disampaikan oleh bupati Batang Wihaji.

“Saya minta takbirannya di masjid atau musala saja, biar tidak ada masalah baru. Semangatnya sama, syiar agama dan merayakan kemenangan selama satu bulan berpuasa,” kata Bupati Batang Wihaji, saat ditemui di Rumah Dinas Bupati, Kabupaten Batang, Sabtu (30/4/2022).

Hal tersebut lantaran, pada zaman yang sudah modern ini, syiar bisa dilakukan dengan lebih mudah dan berbeda dibandingkan dengan zaman dulu.

Baca Juga :   Vaksinasi Usia 6-11 Tahun di Batang Sasar 80 Ribu Anak

“Kalau dulu kan belum ada gawai, media sosial, makanya dulu ada takbir keliling untuk mensyiarkan dengan mengagungkan nama Alllah. Karena sekarang ada gawai, media sosial. Maka cara syiarnya harus beda,” jelasnya.

Sebagai upaya antisipasi dan menjaga kondusifitas dan ketertiban lalulintas, Forkopimda maupun Forkopimcam di malam lebaran Idulfitri akan melakukan patroli di Kabupaten Batang.

“Saya bersama Pak Kapolres, Pak Dandim Batang malam lebaranya patroli mengecek keamanan dan ketertiban kota Batang,” tegasnya.

Jika nantinya ditemukan warga yang nekat untuk tetap menggelar takbir keliling, maka akan dilakukan tindakan persuasif.

“Kita minta masyarakat mempertimbangkan manfaatnya dari pada mudaratnya. Manfaat takbir adalah mengagungkan nama Allah, dakwah. Jangan sampai takbir malah mengganggu orang lain dan lalulintas,” ungkapnya.

Baca Juga :   Pungli Berdalih Kenaikan Harga Sewa di Pasar Tumenggungan Ditindak Tegas

Sementara itu, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Batang, Subkhi juga menegaskan untuk melarang takbir keluar dari tempat ibadah. Karena kegiatan ini dinilai bisa mengganggu kenyamanan pengguna jalan.

“Oleh karena itu, sebaiknya takbir keliling yang seperti itu tidak dilaksanakan,” ungkapnya.

Ia hanya memperbolehkan takbir keliling diseputaran kampung dan melarang menggunakan kendaraan bermotor.

“Kalau sekedar pawai obor jalan kaki keliling kampung silahkan. Tapi jangan sampai keluar ke jalan raya karena mengganggu orang mudik. Ini akan meropatkan orang lain, tujuan ibadahkan saling memudahkan orang lain, jangan sampai merepotkan,” ujar dia. (*)

Komentar