Mitrapost.com – Komposer dan musisi “Gondrong” Gunarto resmi diperkenalkan sebagai Ambassador gelaran Solo International Performing Arts (SIPA) tahun 2026.
Sosok “Gondrong” Gunarto dikenal sebagai salah satu tokoh musik gamelan kontemporer yang telah berkiprah hingga ke panggung internasional. Lewat karya-karyanya, ia mampu meperkenalkan musik gamelan sebagai kesenian yang tak lekang oleh zaman.
Atas dedikasinya ini, “Gondrong” Gunarto dinilai mampu merepresentasikan semangat SIPA yang tidak hanya berakar pada tradisi, namun juga berkembang melalui inovasi.
“SIPA 2026 memilih Gondrong Gunarto karena dedikasi dan karya-karyanya di musik kontemporer Indonesia yang bisa diterima oleh semua kalangan baik tua maupun muda,” kata Direktur SIPA, Dr. R. Ay. Irawati Kusumorasri, M.Sn, saat konferensi pers.
Sejak 1990-an, “Gondrong” Gunarto secara konsisten membuat karya musik kontemporer yang unik dan eksperimental dengan memadukan unsur tradisional dan modern.
Ia pernah tampil di berbagai festival internasional, seperti World Gamelan Festival di Malaysia, Sapporo Music Festival di Jepang, hingga pertunjukan di Eropa dan Amerika Serikat.
Menurut sang seniman, musik merupakan ruang eksplorasi tanpa batas. “Gondrong” Gunarto mengatakan bahwa gelaran SIPA memberikan wadah bagi para performer dan insan kesenian lainnya untuk terus berinovasi dan berkolaborasi.
“Bagi saya, musik adalah ruang eksplorasi yang tidak memiliki batas,” kata dia.
“Melalui SIPA, saya melihat adanya ruang kolaborasi yang mempertemukan seni lintas generasi, dimana karya yang dihadirkan dapat dinikmati baik oleh generasi muda maupun yang lebih tua,” lanjut dia.
SIPA 2026 bakal kembali digelar di Pamedan Pura Mangkunegaran Surakarta. Tahun ini, rangkaian acara akan mengusung tema “Kinetic Kinship: Beyond Boundaries”, dan menampilkan berbagai pertunjukan seni, kolaborasi internasional, hingga pemberdayaan UMKM.
“Kami mendukung penuh penyelenggaraan SIPA, karena merupakan salah satu event ikonik Kota Surakarta yang rutin diselenggarakan setiap tahun. Kehadiran SIPA tidak hanyalah menarik kunjungan wisatawan, tetapi juga berkontribusi dalam meningkatkan potensi UMKM lokal, ekonomi kreatif, dan sektor pariwisata,” kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Surakarta, bapak Maretha Dinar Cahyono, S.E. (*)

Redaksi Mitrapost.com






